Lewati ke konten
TikMonkey

Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7696684242918673684; metadata publik di bawah tetap diindeks.

“Saya Tidak Tahu Salah Saya Ap4” — Kisah Pak Suharyono, Lansia 78 Tahun yang Diserahkan A… — @nuraffan2

Diposting 15 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)0 dtk83.944 tayangan

Lebih banyak dari @nuraffan2

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
83.944
Suka
2.217
Komentar
586
Dibagikan
103
Disimpan
120
Interaksi
3,46%
Durasi
0 dtk
Diposting
15 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @nuraffan2 ““Saya Tidak Tahu Salah Saya Ap4” — Kisah Pak Suharyono, Lansia 78 Tahun yang Diserahkan Anak Kandung ke Griya Lansia Malang GRESIK, JAWA TIMUR — Kisah Pak Suharyono, seorang lansia berusia 78 tahun asal Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, menjadi perhatian setelah ia diserahkan oleh anak kandungnya ke Griya Lansia Husnul Khatimah di Malang. Momen serah terima tersebut berlangsung pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Griya Yatim Sidoarjo. Dalam video yang bered4r, pihak keluarga, yakni Ibu Bondan dan suaminya, Pak Bahrul, bertemu dengan Arief Camra, Ketua Umum SYD Indonesia sekaligus Ketua Yayasan Griya Lansia Malang dan pengasuh Griya Yatim Sidoarjo. Di balik proses penyerahan itu, tersimpan kisah seorang ayah yang mengaku tidak mengetahui kesalahan ap4 yang membuat dirinya tidak lagi diterima oleh anak kandungnya. Meski demikian, ia mengatakan telah berulang kali berusaha meminta maaf. KELUARGA MENYERAHKAN TANGGUNG JAWAB PERAWATAN Dalam percakapan yang terek4m, Arief menjelaskan bahwa Griya Lansia pada dasarnya memprioritaskan orang-orang lanjut usia yang tel4ntar di jalanan, pasar, atau tempat umum lainnya. Ia juga menerangkan adanya jalur wakaf bagi keluarga yang ingin menempatkan orang tua di griya tersebut. Menurut penjelasannya, terdapat kuota khusus dengan bi4ya 25 jut4, sedangkan penyerahan secara total memiliki konsekuensi tersendiri. Arief kemudian menjelaskan konsekuensi penyerahan total kepada Ibu Bondan dan Pak Bahrul. “Pemakaman nanti diurus dengan baik, cuma kalau meningg4l tidak kita kabari. Itu sebagai konsekuensi karena jenengan enggak mau mer4wat. Gitu loh. Memang resikonya kayak gitu. Sebenarnya enggak ada, Pak, anak enggak mampu merawat orang tuanya itu. Kalau kita benar-benar pasti mampu. Lah ya kalau serah terima total itu resikonya kayak gitu. Supaya ap4. Supaya jenengan berpikir ulang. Lah tapi kalau jenengan sudah mantap, monggo tanda tangan. Nanti langsung saya bawa ke Malang, saya rawat dengan baik, cuma jenengan secar #fypシ゚viral #kisahsedih #paksuharyono #griyalansia #kisahnyata” memiliki 83.944 tayangan, 2.217 suka, 586 komentar, 103 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 3,46% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 120 kali.

Data per 17 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

Nur Affan

@nuraffan2

nuraffan

Lihat profil
Pengikut
59.832
Mengikuti
6.095
Suka
2.892.538
Video
2.266

Hashtag di video ini

Tautan tetap berada di dalam indeks ini.

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 83.944 tayangan, 2.217 suka, dan 586 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @nuraffan2, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 3,46% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-15, lebih dari dua minggu lalu.
Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #fypシ.