Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 25.861
- Suka
- 264
- Komentar
- 6
- Dibagikan
- 6
- Disimpan
- 16
- Interaksi
- 1,07%
- Durasi
- 27 dtk
- Diposting
- 13 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @tribunnews “Kepulan asap tebal masih membumbung dari hamparan lahan terbakar di kawasan Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Pantauan udara Tribunkalteng.com melalui patroli helikopter pada Senin (10/8/2026) memperlihatkan area kebakaran yang membentang cukup luas. Asap putih pekat masih mengepul dari sejumlah titik, sementara permukaan tanah tampak menghitam akibat terbakar. Vegetasi hijau masih terlihat di sekitar area terdampak, termasuk kawasan yang berbatasan dengan hutan lindung. Pilot helikopter Bell 206 L3 PT Flybali Indoaviasi, Capt. Falah, mengatakan bahwa Jabiren Raya menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus dalam patroli udara. “Secara umum masih banyak hotspot di area Kalimantan Tengah ini. Namun, yang paling kami perhatikan dan perlu perhatian khusus yaitu di daerah Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau,” kata Falah. Menurut Falah, penanganan kebakaran di wilayah tersebut telah berlangsung selama lebih dari dua pekan. Selain pemantauan, pemadaman dilakukan melalui metode pengeboman air (water bombing) menggunakan helikopter berukuran besar. “Selama dua minggu lebih kami sudah melaksanakan patroli dan melaksanakan water bombing, khususnya menggunakan helikopter yang besar,” ujarnya. Meski telah berulang kali ditangani, sejumlah titik masih mengeluarkan asap dan berpotensi mengalami perluasan kebakaran. “Namun sampai dengan saat ini masih terdapat bekas lahan terbakar maupun lahan yang masih memiliki potensi untuk membesar,” ungkap Falah. Ia menjelaskan bahwa titik panas ditemukan di sejumlah jenis tutupan lahan, mulai dari hutan lindung, lahan gambut, hingga perkebunan kelapa sawit. Dari beberapa jenis lahan tersebut, gambut menjadi salah satu area yang rentan terbakar, terutama saat puncak musim kemarau. “Yang banyak terbakar adalah daerah-daerah lahan gambut,” kata Falah. Tim juga menemukan area kebakaran yang berbatasan dengan hutan lindung. Temuan tersebut telah dilaporkan kepada satuan tugas (Satgas) agar mendapat perhatian khusus dan mencegah api merambat ke kawasan Hutan Lindung Sebangau. “Itu juga sudah kami laporkan kepada Satgas untuk perlu perhatian khusus agar tidak terjadi penyebaran ke hutan lindung, khususnya Hutan Lindung Sebangau,” jelasnya. Pada sorti pertama, penerbangan patroli berlangsung hampir tiga jam dengan rute dari Pulang Pisau menuju wilayah Kapuas hingga kawasan pesisir sebelum kembali. #karhutla #beritaterkini #tiktokberita” memiliki 25.861 tayangan, 264 suka, 6 komentar, 6 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,07% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 27 detik. Video ini telah disimpan 16 kali.
Data per 13 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 5.562.787
- Mengikuti
- 32
- Suka
- 149.802.509
- Video
- 12.545
Video Terbaru
3,4 rbtayangan56suka2komentar7 hari yang lalu@tribunnews 7,8 rbtayangan139suka17komentar7 hari yang lalu@tribunnews 6,4 rbtayangan93suka4komentar7 hari yang lalu@tribunnews 14,2 rbtayangan294suka38komentar7 hari yang lalu@tribunnews 103,2 rbtayangan2 rbsuka288komentar8 hari yang lalu@tribunnews 69,5 rbtayangan827suka126komentar8 hari yang lalu@tribunnews 87,8 rbtayangan1,9 rbsuka214komentar8 hari yang lalu@tribunnews 20,2 rbtayangan181suka3komentar8 hari yang lalu@tribunnews 93,8 rbtayangan3 rbsuka123komentar8 hari yang lalu@tribunnews 23,2 rbtayangan290suka18komentar8 hari yang lalu@tribunnews 22,8 rbtayangan179suka7komentar8 hari yang lalu@tribunnews 50,8 rbtayangan784suka206komentar8 hari yang lalu@tribunnews
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 25.861 tayangan, 264 suka, dan 6 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @tribunnews, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,07% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-13, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 3 hashtag, dimulai dari #beritaterkini.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 27 detik.