Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7695754923295739144; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 10.936
- Suka
- 67
- Komentar
- 3
- Dibagikan
- 1
- Disimpan
- 5
- Interaksi
- 0,65%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 12 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @tribunnews “Pemimpin Pengimbang DUN Johor, Andrew Chen Kah Eng, mengecam keras pernyataan Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan pada Senin (12/10/2026). Kecaman tersebut dipicu ucapan Syahganda yang meminta negara tetangga mengingat peran hutan Indonesia dalam mengalirkan oksigen saat diterpa isu asap karhutla. Andrew menegaskan bahwa menghirup udara bersih merupakan hak asasi manusia universal yang tidak boleh dijadikan bahan gurauan. Akibat kabut asap karhutla, Indeks Pencemar Udara (IPU) di Batu Pahat sempat menembus angka di atas 200 hingga memaksa sekolah di Johor ditutup sementara. Politikus Malaysia tersebut mendesak pemerintah Indonesia untuk berhenti bersikap acuh tak acuh dan segera menyampaikan permohonan maaf resmi. Isu pencemaran asap lintas batas ini pun kian memanaskan hubungan diplomatik antarnegara di kawasan ASEAN. Bagaimana pendapat Anda mengenai polemik pernyataan pejabat publik di tengah krusialnya penanganan bencana asap ini? #BakomRI #Malaysia #DUNJohor #KabutAsap #Karhutla” memiliki 10.936 tayangan, 67 suka, 3 komentar, 1 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 0,65% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik. Video ini telah disimpan 5 kali.
Data per 13 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 5.562.787
- Mengikuti
- 32
- Suka
- 149.802.509
- Video
- 12.545
Video Terbaru
3,4 rbtayangan56suka2komentar8 hari yang lalu@tribunnews 7,8 rbtayangan139suka17komentar8 hari yang lalu@tribunnews 6,4 rbtayangan93suka4komentar8 hari yang lalu@tribunnews 14,2 rbtayangan294suka38komentar8 hari yang lalu@tribunnews 103,2 rbtayangan2 rbsuka288komentar9 hari yang lalu@tribunnews 69,5 rbtayangan827suka126komentar9 hari yang lalu@tribunnews 87,8 rbtayangan1,9 rbsuka214komentar9 hari yang lalu@tribunnews 20,2 rbtayangan181suka3komentar9 hari yang lalu@tribunnews 93,8 rbtayangan3 rbsuka123komentar9 hari yang lalu@tribunnews 23,2 rbtayangan290suka18komentar9 hari yang lalu@tribunnews 22,8 rbtayangan179suka7komentar9 hari yang lalu@tribunnews 50,8 rbtayangan784suka206komentar9 hari yang lalu@tribunnews
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Suara
Hanya judul dan pembuat. Berkasnya tidak disimpan di sini.
- Epic1video
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 10.936 tayangan, 67 suka, dan 3 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @tribunnews, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 0,65% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-12, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 3 hashtag, dimulai dari #kabutasap.
- Suara apa yang dipakai di video TikTok ini?
- Video ini memakai suara Epic.