Lewati ke konten
TikMonkey

Unduh MP4Pengunduh

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara melakukan intervensi harga… — @tkp_medan

Diposting 12 Okt 2026 (lebih dari dua minggu lalu)149 dtk59.634 tayangan

Statistik video

Jumlah publik dari pembaruan terakhir.

Tayangan
59.634
Suka
792
Komentar
202
Dibagikan
73
Disimpan
49
Interaksi
1,79%
Durasi
149 dtk
Diposting
12 Okt 2026

Wawasan video

Video TikTok @tkp_medan “Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara melakukan intervensi harga cabai merah dan daging ayam potong di sejumlah pasar di Kota Medan dan sekitarnya, Senin (12/10/2026). Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Sumatera Utara untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta melindungi daya beli masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, cabai merah yang sebelumnya dijual dengan harga Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram, bahkan lebih di sejumlah lokasi, ditawarkan dengan harga intervensi Rp55.000 per kilogram. Pasokan cabai merah yang disalurkan langsung dari kelompok petani dalam kegiatan ini mencapai hampir satu ton. Sementara itu, harga daging ayam potong yang sebelumnya berkisar Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, ditekan melalui intervensi dengan harga jual Rp35.000 per kilogram. Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Dedi Jaminsyah Putra Harahap, S.STP., M.SP., selaku kepala dinas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Biro Perekonomian, PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ), Bank Indonesia, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Pemantauan dan intervensi dilakukan di tujuh pasar, yakni Pasar Sukaramai, Pasar Palapa atau Brayan, Pasar Petisah, Pasar Sei Sikambing, Pasar Delitua, Pasar Tanjung Morawa, dan Pasar Kampung Lalang. Para pedagang menyambut positif langkah intervensi tersebut. Mereka berharap harga pangan yang lebih terjangkau dapat dipertahankan secara berkelanjutan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga, aktivitas perdagangan berjalan baik, dan petani tetap memperoleh harga jual yang layak. Meski demikian, efektivitas intervensi masih perlu dievaluasi melalui pemantauan lanjutan terhadap perkembangan harga, ketersediaan pasokan, serta transaksi di pasar setelah kegiatan berlangsung. TPID Sumut juga akan memperkuat koordinasi dengan petani, pedagang, PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ), Bank Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya guna menjaga kesinambungan pasokan bahan pangan strategis. Upaya pengendalian inflasi ini turut diperkuat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), ketika kebutuhan masyarakat terhadap sejumlah bahan pangan berpotensi meningkat. Melalui intervensi harga dan pemantauan berkala, TPID Provinsi Sumatera Utara berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan dapat terus terjaga. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau saat kegiatan berlangsung, tetapi juga mendukung kestabilan harga dan pasokan pangan di Sumatera Utara secara berkelanjutan.” memiliki 59.634 tayangan, 792 suka, 202 komentar, 73 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 1,79% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 2 menit, 29 detik. Video ini telah disimpan 49 kali.

Data per 25 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.

TKPMEDAN

@tkp_medan

BERITA KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA INFO IKLAN DAN ENDORSE SERTA KERJASAMA DM AJA baca berita klik www.tkpmedan.co.id

Lihat profil
Pengikut
148.232
Mengikuti
30
Suka
5.911.462
Video
2.407

Video Terbaru

VIDEO LAINNYA DARI @TKP_MEDAN

Pertanyaan umum

Berapa tayangan video TikTok ini?
Data yang diindeks di sini mencatat 59.634 tayangan, 792 suka, dan 202 komentar.
Siapa yang memposting video TikTok ini?
Video ini diposting oleh @tkp_medan, yang ditautkan dari halaman ini.
Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 1,79% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
Kapan video TikTok ini diposting?
Video ini diposting pada 2026-10-12, lebih dari dua minggu lalu.
Berapa lama durasi video TikTok ini?
Klip yang dicatat berdurasi 2 menit, 29 detik.