Rekaman ini tidak melaporkan media yang dapat diputar untuk video 7694181293935889685; metadata publik di bawah tetap diindeks.
Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 1.999
- Suka
- 8
- Komentar
- 0
- Dibagikan
- 0
- Disimpan
- 0
- Interaksi
- 0,4%
- Durasi
- 0 dtk
- Diposting
- 8 Okt 2026
Wawasan video
Video TikTok @jejakbackpacker “Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memergoki puluhan wisatawan nekat yang sudah berani naik ke gunung Anak Krakatau (GAK). Pemerintah padahal sudah secara tegas melarang wisatawan untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dengan radius 3 kilometer. Puluhan wisatawan yang belum diketahui asalnya ini terekam berada di lereng Gunung Anak Krakatau. Mereka dengan santainya beberapa kali melakukan swafoto hingga membuat rekaman video. Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Andi Suwardi, membenarkan terjadinya pelanggaran zona bahaya oleh rombongan wisatawan tersebut. "Iya, kemarin saat tim maintenance peralatan berada di sana, mereka melihat ada wisatawan. Kami mengimbau semua pihak mematuhi rekomendasi karena kawasan itu masih berbahaya untuk keselamatan," katanya. Andi menduga rombongan wisatawan tersebut menyewa kapal dari Dermaga Canti menuju Pulau Sebesi sebelum akhirnya menerobos masuk ke kawasan lindung Gunung Anak Krakatau. Pihaknya kini tengah mendalami mekanisme masuknya para turis ke area terlarang tersebut. Andi menegaskan bahwa meskipun aktivitas vulkanik dalam beberapa hari terakhir cenderung melandai, status Gunung Anak Krakatau masih bertahan di Level III (Siaga). Erupsi terakhir tercatat terjadi pada 25 Juli 2026 dan potensi bahaya masih tergolong tinggi akibat tingginya rekaman tremor. PVMBG kembali memperingatkan masyarakat maupun wisatawan agar mematuhi zona jarak aman guna mengantisipasi bahaya erupsi sewaktu-waktu. Sc: detiktravel, cnnindonesia #pendakigunung #gununganakkrakatau #jejakbackpacker #fyp” memiliki 1.999 tayangan, 8 suka, 0 komentar, 0 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 0,4% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 0 detik.
Data per 22 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 33.388
- Mengikuti
- 39
- Suka
- 2.185.481
- Video
- 1.472
Video Terbaru
911tayangan25suka1komentar8 hari yang lalu@jejakbackpacker 4,7 rbtayangan110suka1komentar9 hari yang lalu@jejakbackpacker 1,5 rbtayangan49suka0komentar10 hari yang lalu@jejakbackpacker 12,5 rbtayangan102suka4komentar13 hari yang lalu@jejakbackpacker 12,8 rbtayangan168suka2komentar16 hari yang lalu@jejakbackpacker 21,6 rbtayangan554suka10komentar16 hari yang lalu@jejakbackpacker 9 rbtayangan117suka5komentar17 hari yang lalu@jejakbackpacker 7,7 rbtayangan286suka5komentar17 hari yang lalu@jejakbackpacker 13,5 rbtayangan395suka6komentar18 hari yang lalu@jejakbackpacker 3,9 rbtayangan130suka1komentar18 hari yang lalu@jejakbackpacker 5,3 rbtayangan34suka0komentar21 hari yang lalu@jejakbackpacker 2,7 rbtayangan66suka3komentar22 hari yang lalu@jejakbackpacker
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 1.999 tayangan, 8 suka, dan 0 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @jejakbackpacker, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 0,4% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-10-08, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 2 hashtag, dimulai dari #fyp.