Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 3.421.777
- Suka
- 604.965
- Komentar
- 3.266
- Dibagikan
- 61.088
- Disimpan
- 39.451
- Interaksi
- 19,56%
- Durasi
- 117 dtk
- Diposting
- 9 Sep 2026
Wawasan video
Video TikTok @prof.zulys “Abu Vulkanik Itu Bukan Debu Biasa Saat gunung meletus, abu vulkanik ikut terbawa ke udara. Ukurannya sangat kecil dan di dalamnya bisa terdapat pecahan batuan, mineral, hingga silika. Karena partikelnya kecil, abu ini bisa terhirup dan masuk cukup jauh ke saluran pernapasan. Jadi, yang perlu dikhawatirkan bukan cuma rumah dan kendaraan yang kotor, tetapi juga kesehatan kita. Namun, erupsi gunung bukan berarti gunung sedang “marah” atau otomatis menjadi tanda azab. Erupsi terjadi karena proses dan hukum alam yang memang bekerja di dalam bumi. Yang bisa kita lakukan adalah memahami risikonya, menjaga lingkungan, dan belajar mengurangi dampak ketika bencana terjadi. Karena memahami alam bukan berarti takut kepadanya, tetapi belajar hidup dengan hukum-hukum yang Allah tetapkan di dalamnya. Simak penjelasan lengkapnya di video berikut — Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc (Guru Besar FMIPA UI) #BehindTheScience #GunungErupsi #AnakKrakatau #AbuVulkanik” memiliki 3.421.777 tayangan, 604.965 suka, 3.266 komentar, 61.088 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 19,56% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting lebih dari dua minggu lalu dan berdurasi 1 menit, 57 detik. Video ini telah disimpan 39.451 kali.
Data per 22 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
prof.zulys
@prof.zulys
Science - Quran - Wisdom 🎓 Profesor Universitas Indonesia 🔬 Phd. Freie University Berlin
- Pengikut
- 721.571
- Mengikuti
- 42
- Suka
- 13.263.800
- Video
- 56
Video Terbaru
2,2 rbtayangan132suka9komentar8 hari yang lalu@prof.zulys 958,7 rbtayangan279,3 rbsuka1,5 rbkomentar9 hari yang lalu@prof.zulys 889,9 rbtayangan133,9 rbsuka749komentar14 hari yang lalu@prof.zulys 205,7 rbtayangan26,5 rbsuka155komentar16 hari yang lalu@prof.zulys 582,1 rbtayangan71,1 rbsuka416komentarbulan lalu@prof.zulys 1,3 jttayangan147,7 rbsuka1,9 rbkomentarbulan lalu@prof.zulys 1,1 jttayangan153,2 rbsuka1,1 rbkomentar2 bulan yang lalu@prof.zulys 861,9 rbtayangan115 rbsuka835komentar2 bulan yang lalu@prof.zulys 409,3 rbtayangan47,2 rbsuka354komentar2 bulan yang lalu@prof.zulys 1,3 jttayangan178,8 rbsuka1 rbkomentar3 bulan yang lalu@prof.zulys 2,5 jttayangan306,3 rbsuka2 rbkomentar3 bulan yang lalu@prof.zulys 822,7 rbtayangan95,6 rbsuka615komentar3 bulan yang lalu@prof.zulys
Hashtag di video ini
Tautan tetap berada di dalam indeks ini.
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 3.421.777 tayangan, 604.965 suka, dan 3.266 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @prof.zulys, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 19,56% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2026-09-09, lebih dari dua minggu lalu.
- Hashtag apa saja yang dipakai di video ini?
- Data yang dicatat menautkan 1 hashtag, dimulai dari #anakkrakatau.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 1 menit, 57 detik.