Statistik video
Jumlah publik dari pembaruan terakhir.
- Tayangan
- 12.456.283
- Suka
- 291.022
- Komentar
- 1.201
- Dibagikan
- 1.142
- Disimpan
- 8.265
- Interaksi
- 2,36%
- Durasi
- 28 dtk
- Diposting
- 9 Apr 2024
Wawasan video
Video TikTok @localbaliisland “Kenapa di Bali tidak adanya gedung-gedung tinggi, karena sudah terdapat Peraturan Daerah (Perda) yang Mengatur Bangunan Tinggi di Bali. Perda yang mengatur larangan gedung tinggi pencarakar langit di Bali tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Kdh. Tk. 1 Bali, Tanggal 22 November 1971, No 13/Perbang 1614/II/a/1971. Namun aturannya juga sudah diperbarui dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang WIlayah Bali. Yang mana, disebutkan adanya larangan bangunan yang tingginya lebih dari 15 meter. Alasan selanjutnya, kenapa di Bali tidak dibangun gedung-gedung pencakar langit adalah sebagai upaya Untuk Membatasi Jumlah Penduduk. Tahukah anda, ternyata larangan mendirikan bangunan tinggi di Bali memiliki tujuan tersendiri. Dimana, untuk membatasi jumlah penduduk di Bali yang notabene memiliki wilayah tak cukup luas. Selain itu, karena terdapat alasan kelestarian lingkungan, karena gedung tinggi sendiri juga menyebabkan beban tanah semakin besar. Belum lagi pengerukan ke dalam tanah yang biasanya juga dilakukan untuk membangun gedung tinggi. Akan tetapi, ada juga yang menyebutkan jika masyarakat Bali memang ingin mempertahankan tradisi tata ruang yang sudah berlaku turun temurun, sejak zaman nenek moyang mereka. Belakangan ini, Peraturan Daerah yang mengatur larangan membangun gedung tinggi tersebut sedang bahas akan dievaluasi. Mengingat kebutuhan masyarakat akan sebuah lahan makin tinggi. Kabarnya evaluasi pembangunan gedung tinggi akan berlaku untuk sejumlah sektor, seperti rumah sakit, sekolah, dan juga gedung pemerintahan yang bisa membangun gedung melebihi ketentuan perda tersebut.Namun hingga kini proses evaluasi masih dilakukan. . 📃sonorabali.com Repost @motionradio_manado” memiliki 12.456.283 tayangan, 291.022 suka, 1.201 komentar, 1.142 kali dibagikan dalam metrik publik yang dicatat indeks ini. Itu setara tingkat interaksi sebesar 2,36% (suka, komentar, dan bagikan dibagi tayangan). Video ini diposting 31 bulan yang lalu dan berdurasi 28 detik. Video ini telah disimpan 8.265 kali.
Data per 13 Okt 2026 (UTC), dari pembaruan publik terakhir yang dicatat indeks ini.
- Pengikut
- 23.648
- Mengikuti
- 2
- Suka
- 3.141.552
- Video
- 2.368
Video Terbaru
917tayangan19suka1komentar26 hari yang lalu@localbaliisland 3,4 rbtayangan33suka0komentar27 hari yang lalu@localbaliisland 409tayangan10suka0komentar27 hari yang lalu@localbaliisland 704tayangan8suka0komentar27 hari yang lalu@localbaliisland 6,8 rbtayangan81suka2komentar27 hari yang lalu@localbaliisland 361tayangan9suka0komentar28 hari yang lalu@localbaliisland 8,3 rbtayangan80suka2komentar28 hari yang lalu@localbaliisland 1,3 rbtayangan22suka0komentarbulan lalu@localbaliisland 987tayangan62suka1komentarbulan lalu@localbaliisland 376tayangan31suka1komentarbulan lalu@localbaliisland 762tayangan15suka3komentarbulan lalu@localbaliisland 1,2 rbtayangan18suka0komentarbulan lalu@localbaliisland
Pertanyaan umum
- Berapa tayangan video TikTok ini?
- Data yang diindeks di sini mencatat 12.456.283 tayangan, 291.022 suka, dan 1.201 komentar.
- Siapa yang memposting video TikTok ini?
- Video ini diposting oleh @localbaliisland, yang ditautkan dari halaman ini.
- Berapa tingkat interaksi video TikTok ini?
- Dari metrik yang dicatat, tingkat interaksinya adalah 2,36% (suka + komentar + bagikan dibagi tayangan).
- Kapan video TikTok ini diposting?
- Video ini diposting pada 2024-04-09, 31 bulan yang lalu.
- Berapa lama durasi video TikTok ini?
- Klip yang dicatat berdurasi 28 detik.