Cette capture ne signale aucun média lisible pour la vidéo 7698377551420476724 ; les métadonnées publiques ci-dessous restent indexées.
Statistiques de la vidéo
Compteurs publics lors de la dernière actualisation.
- Vues
- 1 977
- J’aime
- 13
- Commentaires
- 1
- Partages
- 0
- Enregistrements
- 2
- Engagement
- 0,71 %
- Durée
- 0 s
- Publiée
- 19 oct. 2026
Analyse de la vidéo
La vidéo TikTok de @bangsaonline « Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuka peluang investasi seluas-luasnya di sektor kesehatan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 500 tempat tidur (bed) rawat inap kelas III yang masih dibutuhkan masyarakat. Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, penambahan fasilitas kesehatan, terutama di wilayah pinggiran, tidak dapat hanya mengandalkan anggaran dan fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah. Langkah tersebut diwujudkan melalui peresmian Klinik Grand Medika Silo di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, pada Sabtu (10/10/2026) malam. Kehadiran klinik swasta di wilayah yang jauh dari pusat kota tersebut dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperpendek jarak tempuh masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis. “Kami mendukung penuh program Klinik Grand Medika ini. Semakin banyak tempat orang bisa berobat, berarti memutus jarak orang berobat, dengan kata lain memudahkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Gus Fawait saat acara peresmian. Menurut Bupati Fawait, mendapatkan pelayanan pengobatan yang layak merupakan kebutuhan dasar setiap warga yang harus dijamin pemerintah. Karena itu, Pemkab Jember mendorong pengembangan fasilitas kesehatan swasta sekaligus mengintegrasikannya dengan berbagai program jaminan sosial yang telah berjalan. Program tersebut di antaranya layanan kunjungan rumah atau Homecare hingga armada antar-jemput pasien gratis melalui Mobil Cinta. Berbagai layanan pendukung tersebut disiapkan untuk memastikan persoalan biaya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat pra-sejahtera untuk mendapatkan pengobatan. "Tidak boleh lagi ada warga Jember yang sakit tidak bisa ke klinik, tidak bisa ke puskesmas, tidak bisa ke rumah sakit karena faktor biaya,” kata Gus Fawait menegaskan. Untuk memastikan masyarakat rentan mendapatkan perhatian, Bupati Fawait juga meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kewilayahan... Support kami dengan cara Like, Share dan Follow @bangsaonline #bangsaonline #reels #viral » compte 1 977 vues, 13 j’aime, 1 commentaires et 0 partages dans les indicateurs publics relevés par cet index. Cela représente un taux d’engagement de 0,71 % (j’aime, commentaires et partages rapportés aux vues). Elle a été publiée il y a plus de deux semaines et dure 0 seconde. Elle a été enregistrée 2 fois.
Données au 20 oct. 2026 (UTC), issues de la dernière actualisation publique relevée par cet index.
- Abonnés
- 7 660 949
- Abonnements
- 7
- J’aime
- 489 175 551
- Vidéos
- 9 846
Vidéos récentes
90,1 kvues2,8 kj’aime45commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 99,1 kvues2,4 kj’aime115commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 5,8 kvues90j’aime5commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 67,5 kvues705j’aime33commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 13,8 kvues340j’aime26commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 4,7 kvues56j’aime1commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 40,1 kvues537j’aime38commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 4 kvues50j’aime1commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 3,8 kvues30j’aime2commentairesil y a 16 jours@bangsaonline 12,6 kvues143j’aime2commentairesil y a 17 jours@bangsaonline 8,1 kvues113j’aime5commentairesil y a 17 jours@bangsaonline 196,6 kvues2,8 kj’aime38commentairesil y a 17 jours@bangsaonline
Hashtags dans cette vidéo
Les liens restent dans cet index.
Questions fréquentes
- Combien de vues cette vidéo TikTok a-t-elle ?
- La capture indexée ici affiche 1 977 vues, 13 j’aime et 1 commentaires.
- Qui a publié cette vidéo TikTok ?
- Elle a été publiée par @bangsaonline, dont le profil est accessible depuis cette page.
- Quel est le taux d’engagement de cette vidéo TikTok ?
- D’après les indicateurs relevés, le taux d’engagement est de 0,71 % (j’aime + commentaires + partages rapportés aux vues).
- Quand cette vidéo TikTok a-t-elle été publiée ?
- Elle a été publiée le 2026-10-19, il y a plus de deux semaines.
- Quels hashtags sont utilisés dans cette vidéo ?
- La capture relève 2 hashtags, à commencer par #reels.