Aller au contenu
TikMonkey

Cette capture ne signale aucun média lisible pour la vidéo 7697225277918891284 ; les métadonnées publiques ci-dessous restent indexées.

Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026). Kabar duka tersebut disam… — @nuraffan2

Publiée le 16 oct. 2026 (il y a plus de deux semaines)0 s4 670 vues

Statistiques de la vidéo

Compteurs publics lors de la dernière actualisation.

Vues
4 670
J’aime
74
Commentaires
3
Partages
0
Enregistrements
3
Engagement
1,65 %
Durée
0 s
Publiée
16 oct. 2026

Analyse de la vidéo

La vidéo TikTok de @nuraffan2 « Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia pada Jumat (16/10/2026). Kabar duka tersebut disampaikan oleh beberapa selebritas, salah satunya aktor Pudji Sigit Purwadi melalui unggahan di akun Instagram @sigithardadi_real. Dalam unggahannya, Pudji Sigit Purwadi menyampaikan pesan perpisahan kepada Yadi yang telah berpulang. “Selamat jalan ya, Mo … menuju tempat keabadian,” tulisnya. Unggahan tersebut kemudian dibanjiri ucapan belasungkawa dari sejumlah aktor dan aktris Indonesia. Natasha Wilona menuliskan komentar singkat, “Ayah..”, sedangkan Tengku Firmansyah turut menyampaikan doa agar almarhum mendapat kelapangan di alam kubur. Marcelino Lefrandt juga turut menuliskan pesan duka, disusul Adjie Pangestu yang mendoakan agar Allah menerima seluruh amal ibadah almarhum dan memberinya tempat terbaik. Kepergian Yadi Timo meninggalkan duka bagi rekan sesama seniman dan para penggemar yang mengenal kiprahnya di dunia seni peran Indonesia. Profil Yadi Timo Yadi Timo memiliki nama lengkap Yadi Djoerica Marton Timo. Ia lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 12 Februari 1960 dan meninggal dunia pada 16 Oktober 2026 dalam usia 66 tahun. Semasa hidupnya, Yadi dikenal sebagai aktor senior yang telah menghiasi industri hiburan Indonesia melalui berbagai film layar lebar dan sinetron televisi. Kiprahnya sebagai pemeran berlangsung selama beberapa dekade, dengan karakter-karakter yang membuat wajahnya familier bagi penonton dari berbagai generasi. Perjalanan pendidikan Yadi dimulai di SMAS Al-Hikmah Cibatu. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia sempat melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung. Namun, ia tidak menuntaskan pendidikan di perguruan tinggi tersebut karena memilih mengundurkan diri. Yadi kemudian menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Nama Yadi Timo semakin dikenal publik setelah membintangi film Petualangan Sherina yang dirilis pada 2000. Dalam film musikal petualangan yang populer tersebut, ia berperan sebagai Mastur, salah satu penculik Sadam. Film yang dibintangi Sherina Munaf dan Derby Romero itu menjadi salah satu karya perfilman Indonesia yang melekat dalam ingatan penonton, khususnya generasi yang tumbuh pada awal 2000-an. Penampilannya sebagai Mastur turut menjadi salah satu peran yang membuat namanya mudah dikenali. Setelah tampil dalam Petualangan Sherina, Yadi terus terlibat dalam sejumlah produksi film. Pada 2004, ia bermain dalam Petualangan 100 Jam, Rindu Kami PadaMu, dan Brownies. Dalam film Brownies, ia memerankan karakter Pak Donny, sedangkan dalam Banyu Biru yang dirilis pada 2005, ia berperan sebagai sopir truk. Setelah beberapa waktu, Yadi kembali tampil di layar lebar melalui film Marley pada 2022 dengan memerankan karakter Pak Broto. Selain film layar lebar, Yadi Timo juga dikenal luas melalui kiprahnya di dunia sinetron. Ia terlibat dalam berbagai judul drama televisi dengan karakter yang beragam. Salah satu perannya yang dikenal pemirsa adalah Rohali atau Ali, ayah dari Nayla yang diperankan Chelsea Olivia, dalam sinetron Buku Harian Nayla yang mulai tayang pada 2006. Sinetron Buku Harian Nayla sendiri adalah karya yang diadaptasi dari serial drama televisi Jepang (jdrama) populer berjudul 1 Litre of Tears. Yadi juga kerap dipercaya memerankan karakter antagonis maupun tokoh pendukung yang memiliki peran penting dalam perkembangan cerita. Ia pernah membintangi sejumlah sinetron, antara lain Bukan Cinderella Biasa, Ratu di Hatiku, dan Cahaya Hati. Produktivitas Yadi di layar kaca masih terlihat pada periode 2019 hingga 2022. Ia tercatat tampil dalam sejumlah sinetron, termasuk Orang Ketiga, Buku Harian Seorang Istri, Dewi Rindu, dan Karena Aku Sayang. #yaditimo #yaditimomeninggal #artissenior #sinetron #berduka » compte 4 670 vues, 74 j’aime, 3 commentaires et 0 partages dans les indicateurs publics relevés par cet index. Cela représente un taux d’engagement de 1,65 % (j’aime, commentaires et partages rapportés aux vues). Elle a été publiée il y a plus de deux semaines et dure 0 seconde. Elle a été enregistrée 3 fois.

Données au 17 oct. 2026 (UTC), issues de la dernière actualisation publique relevée par cet index.

Nur Affan

@nuraffan2

nuraffan

Voir le profil
Abonnés
59 832
Abonnements
6 095
J’aime
2 892 538
Vidéos
2 266

Questions fréquentes

Combien de vues cette vidéo TikTok a-t-elle ?
La capture indexée ici affiche 4 670 vues, 74 j’aime et 3 commentaires.
Qui a publié cette vidéo TikTok ?
Elle a été publiée par @nuraffan2, dont le profil est accessible depuis cette page.
Quel est le taux d’engagement de cette vidéo TikTok ?
D’après les indicateurs relevés, le taux d’engagement est de 1,65 % (j’aime + commentaires + partages rapportés aux vues).
Quand cette vidéo TikTok a-t-elle été publiée ?
Elle a été publiée le 2026-10-16, il y a plus de deux semaines.