Aller au contenu
TikMonkey

Cette capture ne signale aucun média lisible pour la vidéo 7694110731263855892 ; les métadonnées publiques ci-dessous restent indexées.

Duka dari Tanah Rantau: Ketika Keringat Diduga Dibalas Kekerasan Berangkat dari Majalengk… — @nuraffan2

Publiée le 8 oct. 2026 (il y a plus de deux semaines)0 s2 417 vues

Statistiques de la vidéo

Compteurs publics lors de la dernière actualisation.

Vues
2 417
J’aime
35
Commentaires
0
Partages
0
Enregistrements
4
Engagement
1,45 %
Durée
0 s
Publiée
8 oct. 2026

Analyse de la vidéo

La vidéo TikTok de @nuraffan2 « Duka dari Tanah Rantau: Ketika Keringat Diduga Dibalas Kekerasan Berangkat dari Majalengka dengan membawa harapan sederhana, sejumlah pekerja memilih merantau ke Batam demi mencari nafkah dan menghidupi keluarga di kampung halaman. Mereka datang dengan mimpi yang sama seperti banyak perantau lainnya: bekerja keras, mendapatkan penghasilan layak, lalu pulang membawa hasil untuk orang-orang tercinta. Namun, kisah yang mereka alami di tanah rantau justru berujung pada dugaan perlakuan yang sangat memprihatinkan. Mereka mengaku bekerja di sebuah proyek perumahan dalam kondisi yang berat. Keringat terus mengucur di bawah terik matahari, sementara persoalan upah dan kondisi kerja disebut menjadi sumber persoalan. Dalam kondisi tertekan, mereka kemudian mencoba melarikan diri. Namun, menurut pengakuan yang disampaikan dalam video yang beredar, upaya tersebut justru berujung pada dugaan kekerasan. Tubuh yang seharusnya pulang membawa cerita tentang perjuangan mencari nafkah, justru terlihat dipenuhi luka dan bilur. Bekas-bekas kekerasan itu menjadi gambaran betapa berat penderitaan yang mereka klaim telah dialami. Sebuah video berdurasi sekitar 2 menit 16 detik kemudian beredar dan menjadi perhatian publik. Dalam video tersebut, para pekerja menyampaikan kesaksian dengan wajah penuh ketakutan. Mereka memohon pertolongan agar dapat keluar dari kondisi yang mereka alami dan kembali berkumpul bersama keluarga. Di tengah rasa takut dan keputusasaan, mereka bahkan menyebut nama Dedi Mulyadi, berharap suara mereka didengar dan ada pihak yang membantu memperjuangkan keselamatan serta kepulangan mereka. Mereka datang ke tanah rantau untuk bekerja. Bukan untuk disakiti. Bukan untuk diperlakukan tidak manusiawi. Jika seluruh kesaksian tersebut benar, maka kasus ini tidak boleh berhenti hanya sebagai video yang viral di media sosial. Pihak berwenang perlu segera melakukan investigasi secara menyeluruh, memastikan keselamatan para pekerja, memeriksa pihak-pihak yang terkait, serta mengungkap fakta sebenarnya. Karena di balik setiap pekerja yang merantau, ada keluarga yang menunggu kepulangan. Ada seorang ibu yang menanti kabar anaknya. Ada seorang istri yang berharap suaminya pulang. Ada anak-anak yang menunggu ayahnya kembali. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian. Semoga kasus ini segera terungkap, para korban mendapatkan perlindungan, dan jika ditemukan adanya tindak kekerasan atau pelanggaran hukum, pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Keadilan bukan sekadar tentang menghukum pelaku. Keadilan juga tentang memastikan setiap manusia dapat bekerja dengan aman dan pulang ke rumah dalam keadaan selamat. #KeadilanUntukPekerjaMajalengka #StopKekerasan #BantuPekerjaBatam #Majalengka #Batam » compte 2 417 vues, 35 j’aime, 0 commentaires et 0 partages dans les indicateurs publics relevés par cet index. Cela représente un taux d’engagement de 1,45 % (j’aime, commentaires et partages rapportés aux vues). Elle a été publiée il y a plus de deux semaines et dure 0 seconde. Elle a été enregistrée 4 fois.

Données au 17 oct. 2026 (UTC), issues de la dernière actualisation publique relevée par cet index.

Nur Affan

@nuraffan2

nuraffan

Voir le profil
Abonnés
59 832
Abonnements
6 095
J’aime
2 892 538
Vidéos
2 266

Hashtags dans cette vidéo

Les liens restent dans cet index.

Questions fréquentes

Combien de vues cette vidéo TikTok a-t-elle ?
La capture indexée ici affiche 2 417 vues, 35 j’aime et 0 commentaires.
Qui a publié cette vidéo TikTok ?
Elle a été publiée par @nuraffan2, dont le profil est accessible depuis cette page.
Quel est le taux d’engagement de cette vidéo TikTok ?
D’après les indicateurs relevés, le taux d’engagement est de 1,45 % (j’aime + commentaires + partages rapportés aux vues).
Quand cette vidéo TikTok a-t-elle été publiée ?
Elle a été publiée le 2026-10-08, il y a plus de deux semaines.
Quels hashtags sont utilisés dans cette vidéo ?
La capture relève 1 hashtag, à commencer par #batam.