Saltar al contenido
TikMonkey

Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7700290213028973831; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.

Ketua DPRK Bireuen, Junaidi, membenarkan bahwa R yang dikaitkan dengan informasi dugaan j… — @seuramoemediaaatjeh

Publicado el 24 oct 2026 (hace más de dos semanas)0 s25,424 visualizaciones

Más de @seuramoemediaaatjeh

Estadísticas del vídeo

Cifras públicas de la última actualización.

Visualizaciones
25,424
Me gusta
296
Comentarios
28
Compartidos
68
Guardados
26
Interacción
1.54%
Duración
0 s
Publicado
24 oct 2026

Análisis del vídeo

El vídeo de TikTok de @seuramoemediaaatjeh “Ketua DPRK Bireuen, Junaidi, membenarkan bahwa R yang dikaitkan dengan informasi dugaan jaringan narkotika di Pidie merupakan ajudannya. Namun, ia mengaku belum mengetahui dugaan keterlibatan R dalam perkara tersebut. Saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp pada Sabtu (24/10/2026), Junaidi mengatakan informasi itu diketahuinya dari media sosial. Ia juga mengaku tidak berada di lokasi ketika R dijemput sekelompok orang pada Rabu (21/10/2026). “Saya tidak mengetahui terkait informasi keterlibatan R dalam kasus tersebut. Saya mengetahui informasi tersebut dari media sosial. Saat penjemputan oleh sekelompok orang, saya tidak berada di lokasi,” kata Junaidi, dikutip dari modusaceh. Ia menjelaskan, penunjukan ajudan dilakukan oleh Sekretariat Dewan (Sekwan). Karena itu, ia menyarankan agar informasi lebih lanjut dikonfirmasi kepada pihak sekretariat. Sementara itu, Sekretaris DPRK Bireuen, Saed Abdurrahman atau Waled, mengungkapkan bahwa sejumlah orang datang mencari R di kantor DPRK pada 21 Oktober 2026. Setelah bertemu dengan mereka, R kembali ke dalam kantor untuk menyerahkan kunci mobil Ketua DPRK kepada staf, lalu pergi bersama orang-orang tersebut. Waled menyebut R tidak terlihat diborgol saat meninggalkan kantor. Namun, ia tidak mengetahui identitas maupun tujuan orang-orang yang menjemput R. Peristiwa ini mencuat setelah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memaparkan pengungkapan dugaan jaringan narkotika internasional di Pidie pada Jumat (23/10/2026). Jaringan tersebut diduga membawa metamfetamin cair dari luar negeri untuk diolah menjadi sabu kristal di Aceh. Setelah pengungkapan itu, beredar daftar 11 nama dan foto di media sosial. Namun, unggahan tersebut tidak menyebut R sebagai ajudan Ketua DPRK Bireuen. Bidang Humas Polda Aceh menyatakan belum memperoleh informasi lebih lanjut karena perkara ditangani Bareskrim Mabes Polri. Sementara itu, Polres Pidie belum memberikan tanggapan hingga berita disusun.” tiene 25,424 visualizaciones, 296 me gusta, 28 comentarios y 68 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 1.54% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 0 segundos. Se ha guardado 26 veces.

Datos al 25 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.

Seuramoe Media Aceh

@seuramoemediaaatjeh

Aceh Besar & Beyond Instagram : seuramoemediaaceh 📩 Kerja Sama & Iklan: DM

Ver perfil
Seguidores
57,277
Siguiendo
63
Me gusta
10,418,332
Vídeos
977

Vídeos recientes

MÁS DE @SEURAMOEMEDIAAATJEH

Preguntas frecuentes

¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
La captura indexada aquí registra 25,424 visualizaciones, 296 me gusta y 28 comentarios.
¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
Lo publicó @seuramoemediaaatjeh, cuyo perfil está enlazado en esta página.
¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 1.54% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
Se publicó el 2026-10-24, hace más de dos semanas.