Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7696953322624044296; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.
Estadísticas del vídeo
Cifras públicas de la última actualización.
- Visualizaciones
- 480,215
- Me gusta
- 5,183
- Comentarios
- 192
- Compartidos
- 932
- Guardados
- 349
- Interacción
- 1.31%
- Duración
- 0 s
- Publicado
- 15 oct 2026
Análisis del vídeo
El vídeo de TikTok de @tanyafakta.co “TERDAKWA KASUS DUGAAN RUDAPAKSA CHY MINTA HUKUMAN MATI JIKA HAKIM TAK SEJALAN DENGAN PEMBELAANNYA JAMBI – Nabil Ijlal Fadlul Rahman, salah satu terdakwa dalam perkara dugaan rudapaksa terhadap CHY, meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman mati apabila penilaian hakim berbeda dengan pembelaannya. Pernyataan itu disampaikan Nabil saat membacakan pembelaan pribadi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (15/10/2026) malam. Ia membantah melakukan perbuatan yang didakwakan dan keberatan atas tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta hukuman penjara 12 tahun. “Apabila Majelis Hakim pada akhirnya memiliki penilaian yang berbeda dengan pembelaan saya, saya mohon agar dapat memberikan hukuman mati kepada saya,” ujar Nabil sambil berlinang air mata. Dalam pledoinya, Nabil mengaku mengalami tekanan emosional akibat pemberitaan dan komentar di media sosial. Ia juga menyebut perkara tersebut berdampak terhadap kondisi keluarganya. Meski membantah dakwaan, Nabil menyatakan penderitaan korban tetap patut dihormati. Ia meminta hakim mempertimbangkan seluruh keterangan dan bukti yang terungkap selama persidangan. Tim penasihat hukumnya turut mempersoalkan kecukupan bukti yang menghubungkan terdakwa dengan perbuatan yang didakwakan. Mereka meminta majelis hakim membebaskan Nabil dari seluruh dakwaan serta memulihkan hak dan martabatnya. Perkara Nomor 262/PID.B/2026/PN JMB dijadwalkan berlanjut pada Senin (19/10/2026) dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum terhadap pembelaan terdakwa. Perkara ini masih dalam proses persidangan. Penyangkalan terdakwa dan argumentasi penasihat hukum merupakan bagian dari pembelaan yang akan dinilai majelis hakim bersama tuntutan jaksa dan alat bukti. #KasusCHY #SidangJambi #PengadilanNegeriJambi #Pledoi #HukumJambi” tiene 480,215 visualizaciones, 5,183 me gusta, 192 comentarios y 932 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 1.31% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 0 segundos. Se ha guardado 349 veces.
Datos al 20 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.
- Seguidores
- 10,211
- Siguiendo
- 166
- Me gusta
- 193,234
- Vídeos
- 578
Vídeos recientes
1.5 Kvisualizaciones32me gusta4comentarioshace 10 días@tanyafakta.co 222visualizaciones3me gusta1comentarioshace 10 días@tanyafakta.co 8.5 Kvisualizaciones206me gusta11comentarioshace 11 días@tanyafakta.co 844visualizaciones26me gusta2comentarioshace 12 días@tanyafakta.co 6.4 Kvisualizaciones31me gusta1comentarioshace 14 días@tanyafakta.co 1.3 Kvisualizaciones25me gusta3comentarioshace 14 días@tanyafakta.co 866visualizaciones19me gusta4comentarioshace 14 días@tanyafakta.co 8.8 Kvisualizaciones299me gusta17comentarioshace 14 días@tanyafakta.co 5.1 Kvisualizaciones112me gusta5comentarioshace 15 días@tanyafakta.co 3.1 Kvisualizaciones31me gusta4comentarioshace 15 días@tanyafakta.co 10.6 kvisualizaciones85me gusta23comentarioshace 15 días@tanyafakta.co 5.1 Kvisualizaciones47me gusta2comentarioshace 15 días@tanyafakta.co
Preguntas frecuentes
- ¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
- La captura indexada aquí registra 480,215 visualizaciones, 5,183 me gusta y 192 comentarios.
- ¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
- Lo publicó @tanyafakta.co, cuyo perfil está enlazado en esta página.
- ¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
- Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 1.31% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
- ¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
- Se publicó el 2026-10-15, hace más de dos semanas.