Saltar al contenido
TikMonkey

Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7696923254535015698; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.

Dua Jembatan di Lut Tawar Dibangun Kembali Pascabanjir, Anggaran Rp1,42 Miliar TAKENGON —… — @lingkarangayo

Publicado el 15 oct 2026 (hace más de dos semanas)0 s2,668 visualizaciones

Estadísticas del vídeo

Cifras públicas de la última actualización.

Visualizaciones
2,668
Me gusta
18
Comentarios
0
Compartidos
0
Guardados
0
Interacción
0.67%
Duración
0 s
Publicado
15 oct 2026

Análisis del vídeo

El vídeo de TikTok de @lingkarangayo “Dua Jembatan di Lut Tawar Dibangun Kembali Pascabanjir, Anggaran Rp1,42 Miliar TAKENGON — Pemerintah mulai membangun kembali dua jembatan yang hancur diterjang banjir bandang hidrometeorologi di Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah. Pembangunan melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang didanai Kementerian Desa itu menelan anggaran Rp1,42 miliar. Dua jembatan tersebut adalah Jembatan Paya Musara di Kampung Kenawat dan Jembatan Genting Kanis di Kampung Toweren Antara. Masing-masing mendapatkan anggaran Rp710 juta. Tahap awal pembangunan ditandai dengan rapat pra-pelaksanaan (pre-construction meeting) dan pematokan bouwplank di lokasi pekerjaan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Tengah, Ismail, SE, M.Si, menjelaskan, tahun ini daerah tersebut mendapatkan tiga kegiatan yang bersumber dari dana Kementerian Desa, yakni pembangunan dua jembatan di Kecamatan Lut Tawar dan satu ruas jalan di Kampung Sintep, Kecamatan Bintang. Seluruh kegiatan masuk dalam anggaran Dana Desa dan dilaksanakan secara swakelola oleh desa. “Dibangun nya kembali dua jembatan tersebut semoga dapat memulihkan akses masyarakat yang terdampak bencana. Namun, selain pemulihan akses, kualitas konstruksi dan ketahanan bangunan juga menjadi perhatian mengingat wilayah Aceh Tengah rawan bencana,” kata Ismail, Kamis 15 Oktober 2026. Terpisah, Camat Lut Tawar, Ade Kurniawan, S.STP, M.AP, meminta pelaksana memastikan pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik serta memperhatikan aspek teknis dan keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat. “Jangan sekadar dibangun, tetapi harus memperhatikan segala aspek. Daerah kita masuk kategori rawan bencana, sehingga tingkat kerawanan terhadap bencana juga harus diperhatikan,” ujar Ade. Ia menekankan, pembangunan infrastruktur pascabencana tidak cukup hanya mengembalikan fungsi akses seperti semula. “Konstruksi perlu mempertimbangkan risiko bencana agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” kata Ade Kurniawan. Baca Selengkapnya Di Harie” tiene 2,668 visualizaciones, 18 me gusta, 0 comentarios y 0 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 0.67% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 0 segundos.

Datos al 23 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.

Lingkaran Gayo

@lingkarangayo

Berbagi Info : Seputaran Dataran Tinggi Tanoh Gayo Instagram : @lingkaran_gayo Halaman Facebook : Lingkaran Gayo

Ver perfil
Seguidores
17,422
Siguiendo
7
Me gusta
385,987
Vídeos
1,467

Vídeos recientes

MÁS DE @LINGKARANGAYO

Preguntas frecuentes

¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
La captura indexada aquí registra 2,668 visualizaciones, 18 me gusta y 0 comentarios.
¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
Lo publicó @lingkarangayo, cuyo perfil está enlazado en esta página.
¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 0.67% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
Se publicó el 2026-10-15, hace más de dos semanas.