Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7696071346836557076; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.
Estadísticas del vídeo
Cifras públicas de la última actualización.
- Visualizaciones
- 7,302
- Me gusta
- 40
- Comentarios
- 3
- Compartidos
- 11
- Guardados
- 8
- Interacción
- 0.74%
- Duración
- 0 s
- Publicado
- 13 oct 2026
Análisis del vídeo
El vídeo de TikTok de @isi.sumaterautara “MEDAN – Ketua Gerakan Pemuda dan Mahasiswa (GMP) Sumatera Utara, Idris Sarumpaet, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan pengondisian tender sejumlah proyek pembangunan turap dan talud di wilayah Kepulauan Nias. Idris menilai proses pengadaan proyek tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh, terutama terkait tahapan tender, penetapan pemenang, serta dugaan keterlibatan pihak-pihak di luar mekanisme resmi. Ia meminta KPK menelusuri dokumen perencanaan, Harga Perkiraan Sendiri (HPS), evaluasi administrasi, teknis dan harga, hingga dasar penetapan perusahaan pemenang tender. Dalam laporan yang disampaikan, Idris turut menyoroti seorang pihak berinisial B yang diduga memiliki peran dalam proses kelompok kerja (Pokja) pengadaan di lingkungan BMBK Cipta Karya Sumatera Utara. Menurutnya, dugaan tersebut perlu diuji melalui pemeriksaan dokumen dan keterangan pihak terkait agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. GMP Sumut juga meminta KPK menelusuri perusahaan berinisial CV AAM, khususnya terkait perubahan akta notaris yang disebut terjadi di sekitar tahapan tender. Idris meminta penyidik memeriksa waktu perubahan akta, legalitas administrasi perusahaan, serta kemungkinan keterkaitannya dengan proses pengadaan proyek yang dipersoalkan. Selain itu, terdapat pihak berinisial M yang disebut dalam informasi pengaduan. Idris meminta status, peran, dan keterlibatan pihak tersebut diperiksa berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. GMP Sumut juga meminta klarifikasi terhadap pihak berinisial K dan C terkait dugaan hubungan dengan proyek-proyek tersebut. Seluruh informasi itu, menurut Idris, perlu diverifikasi secara objektif oleh aparat penegak hukum. Ia turut meminta KPK menelusuri dugaan permintaan setoran sebesar 2 persen serta informasi mengenai pembagian keuntungan yang disebut mencapai 4 persen kepada pihak tertentu. “Semua informasi tersebut harus diuji berdasarkan bukti. Jika ditemukan indikasi tindak pidana, kami meminta agar diproses sesuai ketentuan hukum,” demikian sikap yang disampaikan Idris. Idris juga meminta agar dugaan pencatutan atau penggunaan nama Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam rangkaian persoalan tersebut diklarifikasi kepada pihak berwenang. Menurutnya, pemeriksaan perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri aliran dana, komunikasi antarpihak, serta hubungan antara pihak-pihak yang disebut dengan proses tender. GMP Sumut berharap KPK dapat menindaklanjuti pengaduan tersebut secara profesional dan transparan. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan pengadaan proyek pemerintah berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan keuangan negara. Hingga seluruh dugaan tersebut terverifikasi, pihak-pihak yang disebut dalam pengaduan tetap harus diperlakukan berdasarkan asas praduga tak bersalah. Penilaian mengenai ada atau tidaknya pelanggaran menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan bukti yang sah.” tiene 7,302 visualizaciones, 40 me gusta, 3 comentarios y 11 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 0.74% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 0 segundos. Se ha guardado 8 veces.
Datos al 16 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.
- Seguidores
- 45,630
- Siguiendo
- 19
- Me gusta
- 2,920,560
- Vídeos
- 1,704
Vídeos recientes
1.8 Kvisualizaciones14me gusta0comentarioshace 15 días@isi.sumaterautara 57.5 kvisualizaciones2.9 Kme gusta52comentarioshace 15 días@isi.sumaterautara 2.2 Kvisualizaciones31me gusta1comentarioshace 16 días@isi.sumaterautara 1.1 Kvisualizaciones27me gusta2comentarioshace 16 días@isi.sumaterautara 5.7 Kvisualizaciones171me gusta4comentarioshace 16 días@isi.sumaterautara 14.8 kvisualizaciones181me gusta4comentarioshace 16 días@isi.sumaterautara 12.3 kvisualizaciones217me gusta26comentarioshace 17 días@isi.sumaterautara 2.1 Kvisualizaciones50me gusta1comentarioshace 18 días@isi.sumaterautara 4.8 Kvisualizaciones68me gusta3comentarioshace 18 días@isi.sumaterautara 1.9 Kvisualizaciones20me gusta1comentarioshace 19 días@isi.sumaterautara 45.1 kvisualizaciones880me gusta80comentarioshace 19 días@isi.sumaterautara 10.3 kvisualizaciones80me gusta7comentarioshace 19 días@isi.sumaterautara
Preguntas frecuentes
- ¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
- La captura indexada aquí registra 7,302 visualizaciones, 40 me gusta y 3 comentarios.
- ¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
- Lo publicó @isi.sumaterautara, cuyo perfil está enlazado en esta página.
- ¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
- Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 0.74% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
- ¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
- Se publicó el 2026-10-13, hace más de dos semanas.