Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7696028405246020884; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.
Estadísticas del vídeo
Cifras públicas de la última actualización.
- Visualizaciones
- 1,362
- Me gusta
- 14
- Comentarios
- 1
- Compartidos
- 1
- Guardados
- 1
- Interacción
- 1.17%
- Duración
- 0 s
- Publicado
- 13 oct 2026
Análisis del vídeo
El vídeo de TikTok de @isi.sumaterautara “Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap identitas delapan tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara (Sumut), termasuk mantan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Selasa, mengatakan delapan tersangka tersebut merupakan pihak-pihak yang sebelumnya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (7/10). "Dalam pemeriksaan pekan kemarin, pihak-pihak yang dipanggil dan hadir adalah tujuh dari delapan orang tersangka," katanya. Selain Stanley, tujuh tersangka lainnya adalah mantan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I BBPJN Sumut Dicky Erlangga dan Rahmad Parulian. Kemudian, mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut Munson Ponter Paulus Hutauruk, Faisal, dan Heri Handoko. Dua tersangka lainnya adalah mantan Kepala Satker PJN Wilayah II BBPJN Sumut T. Rahmatsyah Putra serta mantan PPK pada Satker PJN Wilayah II BBPJN Sumut Manaek Manalu. Budi menjelaskan dari delapan tersangka yang dipanggil pada 7 Oktober, hanya Munson Hutauruk yang tidak memenuhi panggilan penyidik. Sementara itu, tujuh tersangka lainnya diperiksa untuk mendalami dugaan pengondisian proyek pembangunan jalan di Sumut serta penerimaan uang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. "Jadi, kami masih fokus di wilayah tersebut yang kemudian ada dugaan penerimaan uang yang dilakukan oleh para oknum tersangka tersebut. Semuanya tentu masih terus didalami," ujarnya. KPK belum memerinci dugaan perbuatan masing-masing tersangka maupun nilai uang yang diduga diterima dalam pengembangan perkara tersebut. Sebelumnya, KPK mengumumkan penetapan delapan tersangka baru pada 7 Oktober 2026. Penetapan tersebut dilakukan dalam proses pengembangan penyidikan pada September 2026. Pengembangan perkara itu merupakan kelanjutan penyidikan yang dimulai pada 5 Mei 2026 melalui penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) umum. Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 26 Juni 2025 terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut serta Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut. Pada 28 Juni 2025, KPK menetapkan lima tersangka dalam perkara awal yang terbagi menjadi dua kelompok atau klaster. Kelima tersangka tersebut adalah Kepala Dinas PUPR Sumut saat itu Topan Obaja Putra Ginting, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Gunung Tua Dinas PUPR Sumut sekaligus PPK Rasuli Efendi Siregar, serta PPK Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto. Dua tersangka lainnya berasal dari pihak swasta, yakni Direktur Utama PT Dalihan Natolu Group Muhammad Akhirun dan Direktur PT Rona Na Mora Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang. Klaster pertama berkaitan dengan dugaan korupsi empat proyek pembangunan jalan di lingkungan Dinas PUPR Sumut, sedangkan klaster kedua menyangkut dua proyek di Satker PJN Wilayah I BBPJN Sumut. Total nilai enam proyek yang menjadi objek perkara awal tersebut mencapai sekitar Rp231,8 miliar. Dengan penetapan delapan tersangka baru, jumlah pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara awal dan pengembangannya mencapai 13 orang.” tiene 1,362 visualizaciones, 14 me gusta, 1 comentarios y 1 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 1.17% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 0 segundos. Se ha guardado 1 veces.
Datos al 16 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.
- Seguidores
- 45,630
- Siguiendo
- 19
- Me gusta
- 2,920,560
- Vídeos
- 1,704
Vídeos recientes
1.8 Kvisualizaciones14me gusta0comentarioshace 20 días@isi.sumaterautara 57.5 kvisualizaciones2.9 Kme gusta52comentarioshace 21 días@isi.sumaterautara 2.2 Kvisualizaciones31me gusta1comentarioshace 21 días@isi.sumaterautara 1.1 Kvisualizaciones27me gusta2comentarioshace 21 días@isi.sumaterautara 5.7 Kvisualizaciones171me gusta4comentarioshace 21 días@isi.sumaterautara 14.8 kvisualizaciones181me gusta4comentarioshace 22 días@isi.sumaterautara 12.3 kvisualizaciones217me gusta26comentarioshace 22 días@isi.sumaterautara 2.1 Kvisualizaciones50me gusta1comentarioshace 23 días@isi.sumaterautara 4.8 Kvisualizaciones68me gusta3comentarioshace 23 días@isi.sumaterautara 1.9 Kvisualizaciones20me gusta1comentarioshace 24 días@isi.sumaterautara 45.1 kvisualizaciones880me gusta80comentarioshace 25 días@isi.sumaterautara 10.3 kvisualizaciones80me gusta7comentarioshace 25 días@isi.sumaterautara
Preguntas frecuentes
- ¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
- La captura indexada aquí registra 1,362 visualizaciones, 14 me gusta y 1 comentarios.
- ¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
- Lo publicó @isi.sumaterautara, cuyo perfil está enlazado en esta página.
- ¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
- Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 1.17% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
- ¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
- Se publicó el 2026-10-13, hace más de dos semanas.