Saltar al contenido
TikMonkey

Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7694920625537830164; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.

Status aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali naik dari Level II (waspada)… — @jejakbackpacker

Publicado el 10 oct 2026 (hace más de dos semanas)0 s10,506 visualizaciones

Estadísticas del vídeo

Cifras públicas de la última actualización.

Visualizaciones
10,506
Me gusta
112
Comentarios
1
Compartidos
4
Guardados
7
Interacción
1.11%
Duración
0 s
Publicado
10 oct 2026

Análisis del vídeo

El vídeo de TikTok de @jejakbackpacker “Status aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali naik dari Level II (waspada) menjadi Level III (siaga). Kenaikan status tersebut berlaku mulai Jumat malam. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melakukan analisis dan evaluasi secara menyeluruh terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau. "Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh, maka tingkat aktivitas Gunungapi Anak Krakatau dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) terhitung mulai tanggal 9 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB," kata Lana dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026) malam. Badan Geologi mencatat, secara umum kegempaan vulkanik Anak Krakatau selama periode 21 September-9 Oktober 2026 belum menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata kejadian di bawah lima kali per hari. Grafik RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) dan data tiltmeter juga belum memperlihatkan gejala peningkatan. Meski demikian, lembaga tersebut menyebut peningkatan aktivitas dalam skala rendah mulai terlihat sejak awal Oktober 2026. Hal itu ditandai dengan 14 kali erupsi yang terjadi dalam rentang 6-9 Oktober 2026. Dengan kenaikan status tersebut, Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat dan wisatawan. Warga diminta menjauhi radius 5 Km dari Gunung Anak Krakatau. Selain itu, larangan juga berlaku dalam radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Anak Krakatau. Dalam peta kawasan rawan bencana yang dilampirkan, kedua pulau baru tersebut ditandai sebagai lokasi yang berpotensi menjadi pusat erupsi baru. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta potensi erupsi sekunder akibat kontak lava panas dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 km. Sc: CNBC Indonesia, detik.com #erupsi #gununganakkrakatau #jejakbackpacker #fyp” tiene 10,506 visualizaciones, 112 me gusta, 1 comentarios y 4 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 1.11% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 0 segundos. Se ha guardado 7 veces.

Datos al 22 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.

jejakbackpackerid

@jejakbackpacker

ALL ABOUT ADVENTURE⛺⛰️

Ver perfil
Seguidores
33,388
Siguiendo
39
Me gusta
2,185,481
Vídeos
1,472

Vídeos recientes

MÁS DE @JEJAKBACKPACKER

Hashtags de este vídeo

Los enlaces se mantienen dentro de este índice.

Preguntas frecuentes

¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
La captura indexada aquí registra 10,506 visualizaciones, 112 me gusta y 1 comentarios.
¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
Lo publicó @jejakbackpacker, cuyo perfil está enlazado en esta página.
¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 1.11% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
Se publicó el 2026-10-10, hace más de dos semanas.
¿Qué hashtags se usan en este vídeo?
La captura enlaza 2 hashtags, empezando por #erupsi.