Estadísticas del vídeo
Cifras públicas de la última actualización.
- Visualizaciones
- 251,167
- Me gusta
- 5,699
- Comentarios
- 92
- Compartidos
- 744
- Guardados
- 217
- Interacción
- 2.6%
- Duración
- 22 s
- Publicado
- 9 oct 2026
Análisis del vídeo
El vídeo de TikTok de @kabarhutan.id “KALIMANTAN BELUM PULIH, KEBAKARAN LAHAN DAN TANAH GAMBUT MASIH MENGANCAM HUTAN DAN LAHAN Kebakaran di Kalimantan belum sepenuhnya bisa dianggap selesai. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan permukaan lahan gambut yang diduga masih menyimpan bara api, bahkan api terlihat muncul ketika tanah mengalami gesekan ringan. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa kebakaran gambut tidak selalu benar-benar padam ketika api di permukaan sudah tidak terlihat. Bara dapat bertahan di lapisan bawah tanah dan kembali menyala ketika bertemu oksigen serta material kering yang mudah terbakar. Dampaknya bukan hanya mengancam hutan dan lahan, tetapi juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, menurunkan kualitas udara, serta merusak habitat satwa liar. Karena itu, lahan gambut yang terdampak kebakaran membutuhkan pemantauan dan penanganan berkelanjutan. Pembasahan serta pendinginan perlu dilakukan untuk membantu mencegah api kembali muncul. Api mungkin tak lagi terlihat di permukaan, tetapi bukan berarti ancamannya sudah berakhir. Mari hentikan pembakaran lahan dan bersama-sama menjaga hutan Indonesia. #kabarhutanid #Karhutla #KebakaranHutan #KebakaranLahan #Gambut #Kalimantan #HutanIndonesia #lindungihutan” tiene 251,167 visualizaciones, 5,699 me gusta, 92 comentarios y 744 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 2.6% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 22 segundos. Se ha guardado 217 veces.
Datos al 15 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.
Kabar Hutan Indonesia
@kabarhutan.id
Independent media on Indonesia’s forests Berita • Data • Lingkungan • Konservasi
- Seguidores
- 24,598
- Siguiendo
- 0
- Me gusta
- 3,102,427
- Vídeos
- 185
Vídeos recientes
4.8 Kvisualizaciones349me gusta4comentarioshace 7 días@kabarhutan.id 6.8 Kvisualizaciones382me gusta19comentarioshace 8 días@kabarhutan.id 5.1 Kvisualizaciones200me gusta15comentarioshace 8 días@kabarhutan.id 117.9 kvisualizaciones4.7 Kme gusta120comentarioshace 8 días@kabarhutan.id 3.7 Kvisualizaciones109me gusta3comentarioshace 9 días@kabarhutan.id 775.1 kvisualizaciones52 kme gusta1.2 Kcomentarioshace 9 días@kabarhutan.id 6.4 Kvisualizaciones201me gusta9comentarioshace 10 días@kabarhutan.id 12.4 kvisualizaciones437me gusta47comentarioshace 10 días@kabarhutan.id 4.5 Kvisualizaciones98me gusta6comentarioshace 10 días@kabarhutan.id 63.9 kvisualizaciones3.1 Kme gusta68comentarioshace 10 días@kabarhutan.id 16.7 kvisualizaciones453me gusta21comentarioshace 10 días@kabarhutan.id 6.3 Kvisualizaciones109me gusta10comentarioshace 11 días@kabarhutan.id
Hashtags de este vídeo
Los enlaces se mantienen dentro de este índice.
Preguntas frecuentes
- ¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
- La captura indexada aquí registra 251,167 visualizaciones, 5,699 me gusta y 92 comentarios.
- ¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
- Lo publicó @kabarhutan.id, cuyo perfil está enlazado en esta página.
- ¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
- Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 2.6% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
- ¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
- Se publicó el 2026-10-09, hace más de dos semanas.
- ¿Qué hashtags se usan en este vídeo?
- La captura enlaza 4 hashtags, empezando por #kalimantan.
- ¿Cuánto dura este vídeo de TikTok?
- El clip registrado dura 22 segundos.