Estadísticas del vídeo
Cifras públicas de la última actualización.
- Visualizaciones
- 360,702
- Me gusta
- 10,794
- Comentarios
- 397
- Compartidos
- 3,193
- Guardados
- 517
- Interacción
- 3.99%
- Duración
- 83 s
- Publicado
- 7 oct 2026
Análisis del vídeo
El vídeo de TikTok de @riauaktual “PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kembali memperpanjang penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat PAUD hingga SMP. Kebijakan ini diperpanjang hingga Sabtu (10/10/2026) akibat kondisi kabut asap yang masih memburuk. Keputusan tersebut diambil setelah Pemko Pekanbaru bersama sejumlah pihak terkait menggelar rapat membahas kondisi terkini kabut asap di Kota Pekanbaru, di Komplek Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya, Rabu (7/10/2026). Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan, keputusan memperpanjang PJJ dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah informasi dan parameter kualitas udara yang disampaikan BMKG dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). “Kita tentu menerima masukan dan informasi, pertama dari BMKG, kemudian DLHK. Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat, dan ada tiga parameter, tiga-tiganya menunjukkan kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi jam 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahaya,” kata Markarius usai memimpin rapat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kabut asap telah berdampak terhadap kesehatan masyarakat Pekanbaru. Hingga saat ini, lebih dari 10.000 orang telah terpapar dan mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi udara, mulai dari asma, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi hingga pneumonia. Bahkan, pada 7 Oktober 2026, jumlah pasien yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak asap mencapai 374 orang dalam satu hari. “Yang sudah terpapar sampai hari ini sudah lebih 10.000 orang ya yang terkait dengan asap ini; asma, ISPA, iritasi, pneumonia. Kemudian yang tertinggi kemarin 7 Oktober itu, pasien kita terkait dengan hal ini 374,” ujarnya. Melihat kondisi tersebut, Pemko Pekanbaru memutuskan melanjutkan PJJ sebagai langkah untuk mengurangi risiko paparan kabut asap terhadap peserta didik. PJJ yang sebelumnya telah diterapkan kembali diperpanjang hingga Sabtu. Selama periode tersebut, peserta didik PAUD hingga SMP akan tetap mengikuti pembelajaran dari rumah. “Yang pertama, kita akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh sampai hari Sabtu," ungkap Markarius. Pemko Pekanbaru selanjutnya akan melakukan evaluasi terhadap kondisi udara pada Minggu (11/10/2026). Evaluasi tersebut akan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan kondisi cuaca, termasuk potensi hujan yang diprediksi BMKG. Markarius menyebut BMKG memprakirakan adanya potensi hujan pada 10 Oktober atau Sabtu. Jika hujan turun dan mampu memperbaiki kondisi udara, kebijakan pembelajaran selanjutnya akan kembali dievaluasi. "Tadi dari BMKG, potensi hujan itu tanggal 10. Tanggal 10 itu hari Sabtu ya. Mudah-mudahan Allah berikan hujan. Kalau potensi hujannya memang turun tanggal 10, mungkin akan ada perubahan kondisi cuaca kita, kondisi udara kita," jelasnya. Ia menegaskan, keputusan terkait pembelajaran akan kembali melihat perkembangan kondisi udara setelah evaluasi dilakukan. "Jadi PJJ ini sampai hari Sabtu dulu, nanti hari Minggu kita akan evaluasi kembali," pungkasnya. . . Selengkapnya: www.riauaktual.com https://riauaktual.com/news/detail/122915/asap-makin-pekat-pemko-pekanbaru-perpanjang-sekolah-pjj-hingga-sabtu #riauaktual #video #viral #fyp #asap” tiene 360,702 visualizaciones, 10,794 me gusta, 397 comentarios y 3,193 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 3.99% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 1 minuto 23 segundos. Se ha guardado 517 veces.
Datos al 17 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.
- Seguidores
- 90,177
- Siguiendo
- 0
- Me gusta
- 2,377,761
- Vídeos
- 1,543
Vídeos recientes
3.2 Kvisualizaciones56me gusta1comentarioshace 13 días@riauaktual 54 kvisualizaciones742me gusta13comentarioshace 13 días@riauaktual 28.1 kvisualizaciones263me gusta9comentarioshace 14 días@riauaktual 163.7 kvisualizaciones1.3 Kme gusta38comentarioshace 14 días@riauaktual 227.9 kvisualizaciones5.2 Kme gusta185comentarioshace 15 días@riauaktual 6.5 Kvisualizaciones71me gusta6comentarioshace 15 días@riauaktual 174.3 kvisualizaciones5.7 Kme gusta309comentarioshace 15 días@riauaktual 95.1 kvisualizaciones1.2 Kme gusta18comentarioshace 15 días@riauaktual 89.2 kvisualizaciones566me gusta20comentarioshace 16 días@riauaktual 120.7 kvisualizaciones2.7 Kme gusta85comentarioshace 16 días@riauaktual 260.3 kvisualizaciones5.2 Kme gusta77comentarioshace 17 días@riauaktual 106.1 kvisualizaciones1.9 Kme gusta78comentarioshace 17 días@riauaktual
Hashtags de este vídeo
Los enlaces se mantienen dentro de este índice.
Preguntas frecuentes
- ¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
- La captura indexada aquí registra 360,702 visualizaciones, 10,794 me gusta y 397 comentarios.
- ¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
- Lo publicó @riauaktual, cuyo perfil está enlazado en esta página.
- ¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
- Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 3.99% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
- ¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
- Se publicó el 2026-10-07, hace más de dos semanas.
- ¿Qué hashtags se usan en este vídeo?
- La captura enlaza 4 hashtags, empezando por #asap.
- ¿Cuánto dura este vídeo de TikTok?
- El clip registrado dura 1 minuto 23 segundos.