Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7692993853388885266; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.
Estadísticas del vídeo
Cifras públicas de la última actualización.
- Visualizaciones
- 122,878
- Me gusta
- 8,611
- Comentarios
- 518
- Compartidos
- 1,854
- Guardados
- 255
- Interacción
- 8.94%
- Duración
- 0 s
- Publicado
- 5 oct 2026
Análisis del vídeo
El vídeo de TikTok de @fyppemalang “Ahmad Alfian merupakan siswa kelas 7 SMP Negeri 4, Randudongkal, Kabupaten Pemalang yang diduga menjadi korban perundungan (bullying) oleh sejumlah rekannya sampai meninggal dunia. Korban yang masih berusia 13 tahun tinggal bersama kedua orangtua dan satu adiknya di rumah yang sangat sederhana di, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang. Di depan rumahnya bahkan terdapat tulisan bercat merah "Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial PKH/BPNT Desa Semingkir, semoga keluarga ini segera disejahterakan." Kesedihan dan rasa kehilangan masih sangat jelas terlihat dari wajah sang ibu. Meskipun sesekali melempar senyum ketika tetangga datang ke rumah untuk berbelasungkawa, namun sorot mata dan tatapan kesedihan masih sangat jelas dan tidak bisa ditahan. Apalagi ketika sosok ibu bernama Epi Priyanti (34), menceritakan kronologi singkat mengenai peristiwa yang menimpa sang anak sampai kehilangan nyawa. Epi bercerita, awalnya pada Rabu (22/7/2026) anaknya (Ahmad Alfian) menunjukkan chat WhatsApp dari seorang anak yang masih satu sekolah yang mengancam akan melakukan pengeroyokan. Kemudian Epi meminta nomor telepon yang mengirim pesan pengancaman tersebut kepada anaknya untuk dihubungi kenapa mengirim pesan bernada ancaman. Kemudian anak yang mengirim pesan tersebut merespon dan menyebut bahwa anak dari Epi (Ahmad Alfian) menantang berkelahi. Namun saat itu permasalahan tidak berlanjut dan Epi menemui guru BK sekolah untuk menanyakan apakah di sekolah ada keamanan atau tidak. Berlanjut pada tanggal 24 Juli 2026, korban kembali mendapat pesan ancaman tapi dilakukan oleh anak yang berbeda dari pengirim pesan pertama. Di situ kembali damai karena Epi langsung menemui anak tersebut dan menyelesaikan permasalahan. "Tapi ternyata keesokan paginya Sabtu (25/7/2026) anak saya kembali mendapat pesan untuk menemui di kamar mandi sekolah. Di situ ternyata ada anak-anak yang sebelumnya mengirim pesan dan anak lainnya juga. Saat itu ketika saya tanya anak saya jawab tidak diapa-apain," cerita Epi Priyanti, pada Tribunjateng.com, Rabu (5/8/2026). Beberapa hari sebelum meninggal dunia tepatnya Selasa (28/7/2026), Epi membawa anaknya periksa ke rumah sakit dan di situ sang anak baru mengaku bahwa mengalami tindak kekerasan oleh teman satu sekolah. Puncaknya pada Sabtu (1/8/2026) atau sehari sebelum anaknya meninggal dunia, Epi mendatangkan guru ke rumah dan di situ anaknya baru jujur bahwa mendapat kekerasan seperti bagian lengan atas diinjak dan hal itu juga dibenarkan sang guru yang datang. Korban mengeluh bagian lengan atas, pundak terasa sakit dan Epi juga melihat luka lebam di bagian kaki. Namun anaknya meskipun mengeluh sakit pada hari Sabtu (1/8/2026) masih bisa jalan atau aktivitas biasa. Korban sempat menjalani perawatan selama satu hari di Rumah Sakit Mardhatillah Randudongkal sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (2/8/2026) malam. #fypシ゚viral #beritatiktok #fyppemalang #pemalang #beritaviraltiktok” tiene 122,878 visualizaciones, 8,611 me gusta, 518 comentarios y 1,854 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 8.94% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace más de dos semanas y dura 0 segundos. Se ha guardado 255 veces.
Datos al 21 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.
- Seguidores
- 51,504
- Siguiendo
- 59
- Me gusta
- 5,039,935
- Vídeos
- 600
Vídeos recientes
5.1 Kvisualizaciones89me gusta9comentarioshace 13 días@fyppemalang 27.4 kvisualizaciones552me gusta30comentarioshace 13 días@fyppemalang 51 kvisualizaciones3.2 Kme gusta46comentarioshace 14 días@fyppemalang 13.1 kvisualizaciones119me gusta7comentarioshace 15 días@fyppemalang 26.2 kvisualizaciones1.1 Kme gusta119comentarioshace 20 días@fyppemalang 80.8 kvisualizaciones1.5 Kme gusta304comentarioshace 22 días@fyppemalang 20 kvisualizaciones154me gusta16comentarioshace 22 días@fyppemalang 18.9 kvisualizaciones683me gusta29comentarioshace 23 días@fyppemalang 67.2 kvisualizaciones6.2 Kme gusta179comentarioshace 25 días@fyppemalang 4.1 Kvisualizaciones56me gusta8comentarioshace 28 días@fyppemalang 26 kvisualizaciones431me gusta35comentarioshace 29 días@fyppemalang 32.9 kvisualizaciones661me gusta42comentarioshace 30 días@fyppemalang
Hashtags de este vídeo
Los enlaces se mantienen dentro de este índice.
Preguntas frecuentes
- ¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
- La captura indexada aquí registra 122,878 visualizaciones, 8,611 me gusta y 518 comentarios.
- ¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
- Lo publicó @fyppemalang, cuyo perfil está enlazado en esta página.
- ¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
- Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 8.94% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
- ¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
- Se publicó el 2026-10-05, hace más de dos semanas.
- ¿Qué hashtags se usan en este vídeo?
- La captura enlaza 3 hashtags, empezando por #beritatiktok.