Esta captura no indica contenido reproducible para el vídeo 7635893396334333200; los metadatos públicos de abajo siguen indexados.
Estadísticas del vídeo
Cifras públicas de la última actualización.
- Visualizaciones
- 13,881
- Me gusta
- 84
- Comentarios
- 9
- Compartidos
- 21
- Guardados
- 7
- Interacción
- 0.82%
- Duración
- 0 s
- Publicado
- 4 may 2026
Análisis del vídeo
El vídeo de TikTok de @talucur_stenga.07 “TIDORE — Aksi protes keras dilakukan Badan Syarah Desa Garojou, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, dengan membakar jubah di depan kantor desa pada Senin pagi (4/5/2025). Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap kebijakan kepala desa yang diduga melakukan pemotongan insentif secara sepihak. Para anggota Badan Syarah menilai pemotongan insentif dari Rp1.050.000 menjadi Rp750.000 per triwulan sebagai tindakan yang tidak adil dan terindikasi pungutan liar (pungli). Mereka menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah merampas hak-hak mereka sebagai pelayan keagamaan di tingkat desa. “Aksi pembakaran jubah ini adalah simbol perlawanan kami terhadap kebijakan yang menzalimi. Insentif yang sudah kecil justru dipotong tanpa kejelasan,” ujar salah satu perwakilan Badan Syarah di lokasi aksi. Menurut mereka, tugas Badan Syarah tidak ringan, mulai dari pelayanan keagamaan, kegiatan sosial, hingga membantu masyarakat dalam berbagai urusan keagamaan. Namun, beban kerja tersebut dinilai tidak sebanding dengan insentif yang diterima, apalagi setelah dilakukan pemotongan. “Dengan tugas yang cukup banyak, insentif sebesar itu saja sudah minim, apalagi dipotong. Ini sangat tidak manusiawi dan tidak mencerminkan keadilan,” tegasnya. Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak Wali Kota Tidore Kepulauan untuk turun tangan menyelesaikan persoalan yang terjadi di Desa Garojou. Mereka meminta adanya evaluasi dan teguran tegas kepada kepala desa yang dinilai telah mengambil kebijakan sepihak tanpa mempertimbangkan dampaknya “Kami berharap Wali Kota segera melihat persoalan ini dan memberikan teguran keras kepada kepala desa. Jangan sampai praktik seperti ini terus terjadi dan merugikan masyarakat,” tambahnya. Aksi berlangsung di depan kantor desa dengan pengawalan aparat setempat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait dugaan pemotongan insentif tersebut.” tiene 13,881 visualizaciones, 84 me gusta, 9 comentarios y 21 compartidos en las métricas públicas registradas por este índice. Eso equivale a una tasa de interacción de 0.82% (me gusta, comentarios y compartidos sobre visualizaciones). Se publicó hace 6 meses y dura 0 segundos. Se ha guardado 7 veces.
Datos al 19 oct 2026 (UTC), de la última actualización pública registrada por este índice.
- Seguidores
- 21,049
- Siguiendo
- 3,619
- Me gusta
- 591,497
- Vídeos
- 1,789
Vídeos recientes
76visualizaciones7me gusta0comentarioshace 4 días@talucur_stenga.07 1.2 Kvisualizaciones38me gusta0comentarioshace 6 días@talucur_stenga.07 843visualizaciones10me gusta0comentariosel mes pasado@talucur_stenga.07 7.5 Kvisualizaciones142me gusta34comentariosel mes pasado@talucur_stenga.07 37.4 kvisualizaciones1 Kme gusta153comentarioshace 4 meses@talucur_stenga.07
Preguntas frecuentes
- ¿Cuántas visualizaciones tiene este vídeo de TikTok?
- La captura indexada aquí registra 13,881 visualizaciones, 84 me gusta y 9 comentarios.
- ¿Quién publicó este vídeo de TikTok?
- Lo publicó @talucur_stenga.07, cuyo perfil está enlazado en esta página.
- ¿Cuál es la tasa de interacción de este vídeo de TikTok?
- Según las métricas registradas, la tasa de interacción es de 0.82% (me gusta + comentarios + compartidos sobre visualizaciones).
- ¿Cuándo se publicó este vídeo de TikTok?
- Se publicó el 2026-05-04, hace 6 meses.