Zum Inhalt springen
TikMonkey

Für das Video 7700282985291009281 meldet diese Erfassung keine abspielbaren Medien; die öffentlichen Metadaten unten sind trotzdem indexiert.

"Jika Fatma tidak kudapat, dan bestaat Sukarno no niet meer!" (Maka Soekarno takkan ada l… — @karematullah

Gepostet am 24. Okt. 2026 (vor 5 Tagen)0 s11.444 Aufrufe

Video-Statistiken

Öffentliche Zahlen vom letzten Abruf.

Aufrufe
11.444
Likes
154
Kommentare
11
Shares
11
Gespeichert
34
Engagement
1,54 %
Dauer
0 s
Gepostet
24. Okt. 2026

Video-Einblicke

Das TikTok-Video „"Jika Fatma tidak kudapat, dan bestaat Sukarno no niet meer!" (Maka Soekarno takkan ada lagi di dunia ini!) Kalimat nekat ini keluar dari mulut sang Proklamator saat ia sedang di mabuk kepayang. Tapi, tahukah Bung kalau kisah cinta Fatmawati dan Soekarno bukanlah sekadar romansa biasa? Ini adalah tentang takdir, kerinduan akan keturunan, dan keteguhan prinsip seorang wanita. Semua bermula di pengasingan Bengkulu tahun 1938. Soekarno yang kesepian bertemu dengan Fatmawati, gadis muda Muhammadiyah yang cerdas. Awalnya, Bung Karno menganggapnya sebagai anak sendiri, dan tinggal serumah dengan Soekarno, Inggit Garnasih dan anak angkat mereka, agar Fatmawati bisa bersekolah. Namun, dinamika di bawah satu atap perlahan berubah menjadi canggung. Soekarno merindukan kehadiran seorang anak yang belum bisa diberikan oleh Inggit. Konflik batin pun memuncak. Inggit yang tangguh memilih pergi daripada harus dimadu, sementara Fatmawati yang berprinsip memberikan syarat mutlak: "Ceraikan dahulu, aku tak mau poligami." Dari sebuah telegram pernikahan perwalian di tahun 1943, dimulailah perjalanan Fatmawati mendampingi sang Fajar menyingsing menuju gerbang kemerdekaan. Sejarah mencatat perpisahan dan pertemuan, tapi hati mencatat harga diri. Bagimu, apakah keputusan Bung Karno saat itu manusiawi atau justru menyisakan luka? 👇 Tulis pendapatmu di kolom komentar! Kita kulik lebih dalam di Part 2 tentang kiprah Fatmawati di masa-masa revolusi. Sumber: Fatmawati. (1981). Catatan Kecil Bersama Bung Karno. Historia.id Tirto.id Sc: @ Nguliksejarah #soekarno #BungKarno #Fatmawati #InggitGarnasih #SejarahIndonesia“ von @karematullah kommt laut den von diesem Index erfassten öffentlichen Kennzahlen auf 11.444 Aufrufe, 154 Likes, 11 Kommentare, 11 Shares. Das entspricht einer Engagement-Rate von 1,54 % (Likes, Kommentare und Shares im Verhältnis zu den Aufrufen). Es wurde vor 5 Tagen gepostet und dauert 0 Sekunden. Es wurde 34 Mal gespeichert.

Datenstand: 25. Okt. 2026 (UTC), vom letzten öffentlichen Abruf dieses Index.

kariem

@karematullah

Tiada yang abadi, ini akun kedua @allahtempatkembalikita @user76649386707@Soehartolovers

Profil ansehen
Follower
117.991
Gefolgt
3.271
Likes
4.417.555
Videos
3.078

Neueste Videos

MEHR VON @KAREMATULLAH

Häufige Fragen

Wie viele Aufrufe hat dieses TikTok-Video?
Die hier indexierte Erfassung meldet 11.444 Aufrufe, 154 Likes und 11 Kommentare.
Wer hat dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet wurde es von @karematullah, das Profil ist auf dieser Seite verlinkt.
Wie hoch ist die Engagement-Rate dieses TikTok-Videos?
Über die erfassten Kennzahlen hinweg liegt die Engagement-Rate bei 1,54 % (Likes + Kommentare + Shares im Verhältnis zu den Aufrufen).
Wann wurde dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet am 2026-10-24, vor 5 Tagen.