Zum Inhalt springen
TikMonkey

MP4 herunterladenVideo-Download

Pulau Sumatera memiliki sejarah kejayaan yang sangat besar di masa lampau. Kehebatan ters… — @karematullah

Gepostet am 19. Okt. 2026 (vor 10 Tagen)44 s613 Aufrufe

Video-Statistiken

Öffentliche Zahlen vom letzten Abruf.

Aufrufe
613
Likes
13
Kommentare
1
Shares
5
Gespeichert
4
Engagement
3,1 %
Dauer
44 s
Gepostet
19. Okt. 2026

Video-Einblicke

Das TikTok-Video „Pulau Sumatera memiliki sejarah kejayaan yang sangat besar di masa lampau. Kehebatan tersebut didorong oleh letak geografis yang strategis serta limpahan sumber daya alam yang diakui oleh peradaban dunia: 1. Julukan "Swarnadwipa" (Pulau Emas) Pusat Logam Mulia: Sejak ribuan tahun lalu, Sumatera dikenal oleh pedagang dari India, Tiongkok, Arab, dan Eropa sebagai Swarnadwipa (Pulau Emas) atau Svarnabhumi (Tanah Emas). Catatan Sejarah: Geograf Yunani Klaudius Ptolemaeus pada tahun 150 M menyebutnya Chryse Chersonesos (Tanjung Emas). Rahib Buddha Tiongkok I-Tsing (abad ke-7) serta prasasti kuno seperti Prasasti Nalanda (820 M) dan Prasasti Tanjore (1030 M) turut mencatat kekayaan emas dari pulau ini. 2. Pusat Kejayaan Kerajaan Sriwijaya (Abad ke-7 s.d. Abad ke-13) Penguasa Maritim Asia Tenggara: Berpusat di Sumatera, Kerajaan Sriwijaya tumbuh menjadi kekuatan maritim dan perdagangan raksasa. Pengendali Jalur Rempah & Selat Malaka: Sriwijaya menguasai jalur pelayaran internasional di Selat Malaka, menghubungkan Tiongkok, India, dan Timur Tengah. Pusat Ilmu Pengetahuan: Sriwijaya juga dikenal sebagai pusat studi agama Buddha di Asia Tenggara yang dikunjungi oleh banyak biksu mancanegara. 3. Asal-Usul Nama "Sumatera" dari Kesultanan Samudra Pasai Nama Sumatera berasal dari kata Samudra, sebuah kerajaan maritim Islam awal yang terletak di pesisir timur Aceh (dikenal lewat catatan petualang Maroko, Ibnu Batuta, pada tahun 1345). Pelafalan ini kemudian diadopsi oleh para pelaut dan pembuat peta Eropa pada abad ke-16. 4. Peradaban dan Kekayaan Hasil Bumi Kapur Barus dan Rempah-rempah: Pelabuhan-pelabuhan di Sumatera seperti Barus sudah termasyhur sejak zaman kuno sebagai penghasil kapur barus (kamper) berkualitas tinggi yang dicari bangsa Mesir Kuno hingga Eropa. Kebudayaan Megalitikum: Di wilayah pedalaman seperti Pasemah (Sumatera Selatan) dan dataran tinggi lainnya, masyarakat purba telah menghasilkan peninggalan megalitik seperti arca batu, dolmen, dan sarkofagus yang menunjukkan sistem sosial serta religi yang kompleks Wikipedia #sumatera #pulausumatera #faktasejarah #indonesia🇮🇩 #fyp“ von @karematullah kommt laut den von diesem Index erfassten öffentlichen Kennzahlen auf 613 Aufrufe, 13 Likes, 1 Kommentare, 5 Shares. Das entspricht einer Engagement-Rate von 3,1 % (Likes, Kommentare und Shares im Verhältnis zu den Aufrufen). Es wurde vor 10 Tagen gepostet und dauert 44 Sekunden. Es wurde 4 Mal gespeichert.

Datenstand: 20. Okt. 2026 (UTC), vom letzten öffentlichen Abruf dieses Index.

kariem

@karematullah

Tiada yang abadi, ini akun kedua @allahtempatkembalikita @user76649386707@Soehartolovers

Profil ansehen
Follower
117.991
Gefolgt
3.271
Likes
4.417.555
Videos
3.078

Neueste Videos

MEHR VON @KAREMATULLAH

Hashtags in diesem Video

Links bleiben innerhalb dieses Index.

Häufige Fragen

Wie viele Aufrufe hat dieses TikTok-Video?
Die hier indexierte Erfassung meldet 613 Aufrufe, 13 Likes und 1 Kommentare.
Wer hat dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet wurde es von @karematullah, das Profil ist auf dieser Seite verlinkt.
Wie hoch ist die Engagement-Rate dieses TikTok-Videos?
Über die erfassten Kennzahlen hinweg liegt die Engagement-Rate bei 3,1 % (Likes + Kommentare + Shares im Verhältnis zu den Aufrufen).
Wann wurde dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet am 2026-10-19, vor 10 Tagen.
Welche Hashtags werden in diesem Video verwendet?
Die Erfassung verlinkt 3 Hashtags, zuerst #faktasejarah.
Wie lang ist dieses TikTok-Video?
Der erfasste Clip dauert 44 Sekunden.