Zum Inhalt springen
TikMonkey

MP4 herunterladenVideo-Download

JAKARTA – Sebanyak 24 siswa-siswi SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) yan… — @medankinian

Gepostet am 19. Okt. 2026 (vor über zwei Wochen)86 s4.827 Aufrufe

Video-Statistiken

Öffentliche Zahlen vom letzten Abruf.

Aufrufe
4.827
Likes
51
Kommentare
3
Shares
1
Gespeichert
2
Engagement
1,14 %
Dauer
86 s
Gepostet
19. Okt. 2026

Video-Einblicke

Das TikTok-Video „JAKARTA – Sebanyak 24 siswa-siswi SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) yang tergabung dalam empat tim delegasi berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026. Dalam kompetisi internasional yang berlangsung pada 12–18 Oktober 2026 di Balai Purnomo, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, para siswa berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perak melalui inovasi di bidang lingkungan, teknologi, dan energi berkelanjutan. Kepala SMA YPSA Dahliana menjelaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kreativitas, kemampuan riset, serta semangat inovasi siswa SMA YPSA dalam menghasilkan karya ilmiah yang berorientasi pada pemecahan berbagai permasalahan nyata di masyarakat. “Empat tim delegasi SMA YPSA menghadirkan inovasi dengan memanfaatkan potensi bahan alami dan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna. Karya-karya tersebut meliputi teknologi penyaring udara untuk mengurangi partikel polusi, material penyerap minyak dari limbah, keramik penyerap karbon dioksida, serta pengembangan baterai berbasis elektrolit alami”, terang Dahliana. Dua Medali Emas untuk Inovasi Lingkungan Medali emas pertama diraih oleh tim AEROVOLT melalui penelitian berjudul “AEROVOLT: An Ionizer-Assisted Electrostatic Air-Filtration Prototype Incorporating Palm Kernel Shell Activated Carbon for Indoor PM2.5 Reduction During Haze Episodes.” Tim yang beranggotakan Nauval Niro Hastoaji, Aliyah Dinilah, Alfajr Putra Hadil, Keyza Salsabila, Muhammad Farhan Assiddik, Gibran Musyaffa Siregar, dan dibimbing oleh Dicky Mahaputra Tarigan, S.Pd., ini mengembangkan prototipe penyaring udara portabel untuk membantu mengurangi konsentrasi partikel halus PM2.5 di dalam ruangan selama kabut asap. AEROVOLT mengintegrasikan teknologi ionisasi, media penyaring elektrostatis, dan karbon aktif dari cangkang inti sawit sebagai upaya menghadirkan solusi penyaringan udara yang praktis dan berbiaya rendah. Medali emas kedua diraih oleh tim CigPalm Absorber melalui inovasi berjudul “Pengembangan Material Komposit Penyerap Minyak dari Serat Puntung Rokok, Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit, Lignin, dan Kitosan.” Tim ini terdiri atas Cut Adelia Syifa, Dimas Andika Utama, Alvaro Aqhtarza Casyafano, Cindy Azaria Perangin Angin, Muhammad Naufal Dafritha Desky, dan Ray Rifqi. CigPalm Absorber merupakan material komposit penyerap minyak yang memanfaatkan serat dari puntung rokok bekas dan tandan kosong kelapa sawit, dengan lignin serta kitosan sebagai komponen pendukung. Inovasi ini bertujuan mengubah limbah menjadi material fungsional yang berpotensi membantu penanganan pencemaran minyak di perairan. Dua Medali Perak untuk Teknologi Berkelanjutan Prestasi berikutnya dipersembahkan oleh tim SHELL-AMIC yang meraih medali perak melalui penelitian berjudul “SHELL-AMIC: Keramik Penyerap CO₂ Berbasis Bio dari Limbah Cangkang Telur dan Cangkang Kerang.” Tim ini beranggotakan Aya Sophia Afriadi, Kayla Talita Humaira Pane, Kenzo Darren Siregar, Omaar Al Faridzi Siregar, Teuku Keant Anada Mustika, dan Tsania Rizky. SHELL-AMIC dikembangkan sebagai material keramik penyerap karbon dioksida dengan memanfaatkan limbah cangkang telur dan cangkang kerang. Melalui proses pengolahan termal dan penggunaan kaolin sebagai pengikat, material ini dirancang untuk menangkap CO₂ serta berpotensi digunakan kembali melalui proses regenerasi. Sementara itu, medali perak juga diraih oleh tim VOLTANICA melalui penelitian berjudul “Pengembangan Baterai Bio Berkelanjutan dari Elektrolit Alami.” Tim VOLTANICA terdiri atas Aisyah Talitha Rahma Rangkuti, Azra Zhafira Lubis, Muhammad Kinto Kekar Satria Simbolon, Putri Nuri Habibah, Raihana Faiha Azarine, dan Talitha Gendis Kesuma. VOLTANICA merupakan inovasi baterai yang menggunakan elektrolit berbahan alami, seperti asam jawa dan jeruk nipis, dengan elektroda aluminium dan grafit. Baterai ini dikembangkan sebagai alternatif teknologi energi yang memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh“ von @medankinian kommt laut den von diesem Index erfassten öffentlichen Kennzahlen auf 4.827 Aufrufe, 51 Likes, 3 Kommentare, 1 Shares. Das entspricht einer Engagement-Rate von 1,14 % (Likes, Kommentare und Shares im Verhältnis zu den Aufrufen). Es wurde vor über zwei Wochen gepostet und dauert 1 Minute, 26 Sekunden. Es wurde 2 Mal gespeichert.

Datenstand: 25. Okt. 2026 (UTC), vom letzten öffentlichen Abruf dieses Index.

Medankinian

@medankinian

Official Instagram media online medankinian.com Terkini, Kredibel, & Menghibur

Profil ansehen
Follower
64.789
Gefolgt
466
Likes
3.142.808
Videos
1.198

Neueste Videos

MEHR VON @MEDANKINIAN

Häufige Fragen

Wie viele Aufrufe hat dieses TikTok-Video?
Die hier indexierte Erfassung meldet 4.827 Aufrufe, 51 Likes und 3 Kommentare.
Wer hat dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet wurde es von @medankinian, das Profil ist auf dieser Seite verlinkt.
Wie hoch ist die Engagement-Rate dieses TikTok-Videos?
Über die erfassten Kennzahlen hinweg liegt die Engagement-Rate bei 1,14 % (Likes + Kommentare + Shares im Verhältnis zu den Aufrufen).
Wann wurde dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet am 2026-10-19, vor über zwei Wochen.
Wie lang ist dieses TikTok-Video?
Der erfasste Clip dauert 1 Minute, 26 Sekunden.