Zum Inhalt springen
TikMonkey

MP4 herunterladenVideo-Download

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar tidak memberikan telur me… — @kumparan

Gepostet am 12. Okt. 2026 (vor über zwei Wochen)7 s1.023.404 Aufrufe

Video-Statistiken

Öffentliche Zahlen vom letzten Abruf.

Aufrufe
1.023.404
Likes
42.988
Kommentare
2.320
Shares
1.909
Gespeichert
1.497
Engagement
4,61 %
Dauer
7 s
Gepostet
12. Okt. 2026

Video-Einblicke

Das TikTok-Video „Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar tidak memberikan telur mentah atau setengah matang kepada bayi dan anak. Hal ini disampaikan usai viral kisah seorang bayi perempuan bernama Alena, usia 28 hari, meninggal dunia setelah diberi makan telur mentah oleh nenek kandungnya agar demamnya turun. Bayi tersebut meninggal saat dirawat di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Minggu (11/10). Ketua Pengurus Pusat IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio(K), menjelaskan bahwa pemberian makanan kepada bayi harus memperhatikan usia, kebutuhan gizi, kesiapan perkembangan, serta keamanan pangan. “IDAI menegaskan bahwa telur mentah atau setengah matang tidak dianjurkan untuk diberikan kepada bayi dan anak, terutama karena risiko keamanan pangan," kata Piprim dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10). Selain mengingatkan bahaya telur mentah, Piprim menjelaskan bahwa pemberian makanan kepada bayi harus disesuaikan dengan tahap pertumbuhan dan perkembangannya. IDAI mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Setelah itu, pemberian ASI dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI (MPASI) hingga anak berusia dua tahun atau lebih. "Bayi yang belum mendapatkan MPASI tidak memerlukan makanan atau minuman lain, termasuk air putih, jus, kaldu, maupun bahan makanan yang diencerkan," ucap Piprim. Secara umum, MPASI dianjurkan mulai usia enam bulan karena kebutuhan energi dan zat gizi bayi mulai melampaui yang dapat dipenuhi oleh ASI saja. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan“ von @kumparan kommt laut den von diesem Index erfassten öffentlichen Kennzahlen auf 1.023.404 Aufrufe, 42.988 Likes, 2.320 Kommentare, 1.909 Shares. Das entspricht einer Engagement-Rate von 4,61 % (Likes, Kommentare und Shares im Verhältnis zu den Aufrufen). Es wurde vor über zwei Wochen gepostet und dauert 7 Sekunden. Es wurde 1.497 Mal gespeichert.

Datenstand: 12. Okt. 2026 (UTC), vom letzten öffentlichen Abruf dieses Index.

kumparan

@kumparan · Verifiziert

Bicara Fakta Lewat Berita Temukan update berita di sini ⬇️

Profil ansehen
Follower
5.184.056
Gefolgt
11
Likes
438.616.190
Videos
24.426

Neueste Videos

MEHR VON @KUMPARAN

Häufige Fragen

Wie viele Aufrufe hat dieses TikTok-Video?
Die hier indexierte Erfassung meldet 1.023.404 Aufrufe, 42.988 Likes und 2.320 Kommentare.
Wer hat dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet wurde es von @kumparan, das Profil ist auf dieser Seite verlinkt.
Wie hoch ist die Engagement-Rate dieses TikTok-Videos?
Über die erfassten Kennzahlen hinweg liegt die Engagement-Rate bei 4,61 % (Likes + Kommentare + Shares im Verhältnis zu den Aufrufen).
Wann wurde dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet am 2026-10-12, vor über zwei Wochen.
Wie lang ist dieses TikTok-Video?
Der erfasste Clip dauert 7 Sekunden.