Zum Inhalt springen
TikMonkey

MP4 herunterladenVideo-Download

PEKANBARU - Perjalanan Dila bersama dua teman perempuan dan seorang pria dari Pekanbaru m… — @riauaktual

Gepostet am 8. Okt. 2026 (vor über zwei Wochen)95 s311.146 Aufrufe

Video-Statistiken

Öffentliche Zahlen vom letzten Abruf.

Aufrufe
311.146
Likes
8.622
Kommentare
169
Shares
4.695
Gespeichert
1.078
Engagement
4,33 %
Dauer
95 s
Gepostet
8. Okt. 2026

Video-Einblicke

Das TikTok-Video „PEKANBARU - Perjalanan Dila bersama dua teman perempuan dan seorang pria dari Pekanbaru menuju Kelok 9, Sumatera Barat, pada akhir 2024 silam berubah menjadi pengalaman mistis yang sulit dilupakan. Mereka mengaku mengalami sejumlah kejadian aneh dalam perjalanan pulang. Mulai dari mendengar suara tepukan misterius di tengah hutan, menemukan ular besar di tengah jalan, hingga melihat sosok perempuan yang disebut berlumuran darah. Cerita tersebut disampaikan Dila, salah seorang anggota rombongan. Untuk menjaga privasi, nama sejumlah orang dalam kisah ini disamarkan. Peristiwa itu disebut terjadi sekitar Oktober atau November 2024. Saat itu, mereka awalnya hanya berniat pergi ke Kelok 9 untuk makan mi rebus. Dila dan dua temannya berangkat dari Pekanbaru, kemudian menjemput seorang teman di Bangkinang. Dengan demikian, ada empat orang di dalam mobil. Perjalanan dari Pekanbaru menuju Bangkinang berlangsung normal. Sekitar pukul 20.00-21.00 WIB, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kelok 9. Sekitar satu jam sebelum tiba di lokasi, kendaraan mulai memasuki kawasan yang dipenuhi hutan. Saat itulah terdengar suara tepukan. “Suara satu tepukan. Bukan tepuk tangan, tapi sekali tepuk. Anehnya, kami berempat mendengarnya jelas di telinga kiri masing-masing,” kata Dila. Teman yang mengemudikan mobil kemudian berusaha mencairkan suasana. Dia menduga suara tersebut hanya berasal dari batu yang terlontar. Mereka pun melanjutkan perjalanan hingga tiba di Kelok 9. Di sana, mereka makan dan berbincang sekitar satu jam sebelum memutuskan kembali ke Pekanbaru sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam perjalanan pulang, mereka menemukan sebuah pohon besar tumbang di jalan. Menurut Dila, pohon tersebut tidak ada ketika mereka melewati lokasi yang sama saat berangkat. Beruntung, masih terdapat bagian jalan yang bisa dilewati sehingga perjalanan dapat dilanjutkan. Sekitar pukul 04.00 WIB, rombongan memasuki ruas tol menuju Pekanbaru. Kondisi jalan saat itu sangat sepi. Teman yang mengemudikan mobil bahkan sempat menghentikan kendaraan untuk menunggu mobil lain di belakang. Namun, setelah sekitar lima menit, tidak ada kendaraan yang melintas. Mereka kemudian kembali melaju dengan kecepatan rendah. Di tengah perjalanan, Dila dan temannya sempat membicarakan cerita mistis serta kepercayaan masyarakat mengenai hewan tertentu. "Kalau harimau kita bilang atuk, kalau ular apa? Nenek?" ujar Dila mengingat percakapan mereka. Tidak lama setelah pembicaraan tersebut, mereka melihat seekor ular besar berwarna kuning berada di tengah jalan. Menurut Dila, ular itu menyerupai piton. Tubuhnya besar, tetapi hanya terlihat melingkar satu putaran. Mereka kemudian melewati ular tersebut. Namun, sekitar satu kilometer kemudian, muncul kejadian lain. Dari kejauhan, mereka melihat sesuatu berwarna merah yang tampak bercahaya di pinggir jalan. Ketika mobil semakin dekat, Dila dan teman yang mengemudi mengaku melihat sosok perempuan berdiri di dekat pembatas jalan. "Saya dan teman yang menyetir melihat perempuan seperti berlumuran darah. Darahnya dari leher sampai ke jalan. Bibirnya seperti sobek dan posisinya membungkuk," tuturnya. Keduanya langsung mengucapkan istighfar. Meski demikian, mereka tidak langsung mengira sosok tersebut sebagai makhluk gaib. Mereka justru menduga telah melihat korban kecelakaan atau pembunuhan. Sekitar satu kilometer kemudian, mereka menemukan pos petugas. Rombongan langsung menghentikan kendaraan dan menceritakan apa yang mereka lihat. Menurut Dila, petugas tersebut mengatakan kawasan sekitar kilometer 11-12 sebelumnya merupakan lokasi pemakaman. "Petugas bilang itu dulu bekas kuburan yang tidak bisa diambil. Katanya di situ memang sering ada penampakan kuntilanak merah," ujarnya. Mendengar penjelasan tersebut,rombongan mengaku semakin terkejut. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan dan berhenti untuk salat Subuh di sebuah SPBU di Pekanbaru. Namun,kejadian aneh kembali terjadi. Teman yang sebelumnya mengemudikan… . . Selengkapnya: www.riauaktual.com #riauaktual #video #viral #fyp #kelok9“ von @riauaktual kommt laut den von diesem Index erfassten öffentlichen Kennzahlen auf 311.146 Aufrufe, 8.622 Likes, 169 Kommentare, 4.695 Shares. Das entspricht einer Engagement-Rate von 4,33 % (Likes, Kommentare und Shares im Verhältnis zu den Aufrufen). Es wurde vor über zwei Wochen gepostet und dauert 1 Minute, 35 Sekunden. Es wurde 1.078 Mal gespeichert.

Datenstand: 17. Okt. 2026 (UTC), vom letzten öffentlichen Abruf dieses Index.

Riau Aktual

@riauaktual

Official Account TikTok RiauAktual.com / Media Online Indonesia

Profil ansehen
Follower
90.177
Gefolgt
0
Likes
2.377.761
Videos
1.543

Neueste Videos

MEHR VON @RIAUAKTUAL

Hashtags in diesem Video

Links bleiben innerhalb dieses Index.

Häufige Fragen

Wie viele Aufrufe hat dieses TikTok-Video?
Die hier indexierte Erfassung meldet 311.146 Aufrufe, 8.622 Likes und 169 Kommentare.
Wer hat dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet wurde es von @riauaktual, das Profil ist auf dieser Seite verlinkt.
Wie hoch ist die Engagement-Rate dieses TikTok-Videos?
Über die erfassten Kennzahlen hinweg liegt die Engagement-Rate bei 4,33 % (Likes + Kommentare + Shares im Verhältnis zu den Aufrufen).
Wann wurde dieses TikTok-Video gepostet?
Gepostet am 2026-10-08, vor über zwei Wochen.
Welche Hashtags werden in diesem Video verwendet?
Die Erfassung verlinkt 3 Hashtags, zuerst #fyp.
Wie lang ist dieses TikTok-Video?
Der erfasste Clip dauert 1 Minute, 35 Sekunden.